Pengangkatan Plh Sekda Kota Medan Jadi Black Campaign
Penggiringan Opini Sistematis dan Masif
Redaksi - Rabu, 01 Mei 2024 21:43 WIB
Poto: Istimewa
Bobby Nasution.
drberita.id -Pengangkatan Plh. Sekda Kota Medan oleh Walikota diduga telah dimanipulasi oleh sekelompok orang. Tidak tahu apa kepentingannya, namun sangat jelas ada muatan tersembunyi dari beberapa pernyataan yang muncul atas pengangkatan tersebut.
Demikian disampaikan Charles Butarbutar, mantan Aktivis 98, Rabu 1 Mei 2024, yang terus mengamati dinamika politik di Sumatera Utara
Menurut Charles, penggiringan opini tersebut dilakukan dengan sistematis dan masif. Karena hampir setiap hari berita Plh. Sekda Medan diangkat oleh beberapa kelompok. Bergantian untuk memberikan opini. Bahkan amnesty Internasional juga memberi komentar atas pengangkatan tersebut.
"Namun persoalan yang diangkat sangat mengabaikan kewenangan Walikota Medan dalam mengangkat dan memberhentikan bawahannya untuk memimpin dan melayani masyarakat Kota Medan," kata Charles.
Mereka yang memberikan komentar, kanjut Charles, selalu mengaitkan hubungan primordial antara Walikota Medan dengan Plh. Sekda. "Hal ini sangat tidak tepat untuk dilakukan oleh mereka mereka yang katanya berpikiran maju," sambung Charles.
Mantan aktivis ini menyampaikan bahwa secara primordial tentunya Walikota Medan Bobby Nasution tidak mungkin mau menyuruh-nyuruh pamannya (Tulang bahasa daerah). Karena secara primordial hal itu akan sangat tabu. "Tak beradat itu namanya," tegas Charles.
Namun memimpin pemerintahan tidak bisa dilandaskan pada hubungan primordial. Aturan dan tata cara pengangkatan pejabat di lingkungan pemerintahan sudah diatur melalui peraturan perundang undangan. "Tidak bisa seenaknya," jelas Charles.
Oleh karenanya, kata Charles, yang perlu dicermati pengangkatan Plh. Sekda yang dilakukan Walikota Medan, apakah melanggar aturan perundang-undangan atau tidak. Kalau tidak ada melanggar aturan, sebaiknya jangan dipolemikan.
"Bisa saja kelompok kelompok yang menghujat pengangkatan itu bagian dari tim sukses bacalon Gubsu, yang merasa Walikota Medan Bobby Nasution menjadi ancaman bagi kepentingan mereka dalam mengusung pasangan calon Gubsu yang lain," tegas Charles.
Charles Butarbutar pun berharap agar pengangkatan Plh. Sekda Kota Medan tersebut tidak dijadikan black Campaign atau kampanye hitam bagi Bobby Nasution.
"Mari bertanding secara fair. Kita bangun Sumut dengan kolaborasi bukan dengan hujatan hujatan yang tidak berarti," tandasnya.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Staf Khusus DPR RI Tinjau Persiapan Stadion Teladan Medan Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-19
Pertama di Indonesia, Bank Sumut–Pemko Medan Luncurkan Inovasi QRESTO di Restoran Mewah
Polrestabes Medan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jumlah Besar di Kota Tanjungbalai
Pelantikan TP PKK Medan 2025-2030: Pesan Walikota Jauhkan Gadget dari Dalam Rumah Demi Pendidikan Anak
Proyek Jalan Tol Medan-Binjai Rp 1,1 Triliun Jadi Target Kejaksaan, BPN Sumut dan Kota Medan Digeledah
DPRD Medan Marah Bantuan Warga Dipotong Kepala Lingkungan, Camat: Sudah Kita Kasih SP1
Komentar