Pernyataan Hasto ke Prabowo Bisa Kena Pasal Dugaan Pencemaran Nama Baik

Sama Sama Berlatar Belakang Militer
Redaksi - Selasa, 02 Januari 2024 21:10 WIB
Pernyataan Hasto ke Prabowo Bisa Kena Pasal Dugaan Pencemaran Nama Baik
Poto: Istimewa
Aktivis 98 Muhammad Ikhyar Velayati.
drberita.id -Aktivis 98 Muhammad Ikhyar Velayati menilai pernyataan Sekjend PDIP Hasto Kritiyanto yang menyatakan motif oknum TNI yang melakukan penganiayaan terhadap relawan Ganjar-Mahfud diduga karena mereka simpatisan Prabowo, bisa terkena delik pasal dugaan pencemaran nama baik.

"Pernyataan Hasto ini bisa terkena delik pasal dugaan pencemaran nama baik, tetapi karena ini delik aduan maka oknum prajurit TNI yang dituduh Hasto tersebut yang harus melaporkannya," ujar Ikhyar dalam rilis tertulis yang di terima media, Medan, Selasa 2 Januari 2024.

Sebelumnya, Sekjend PDIP Hasto Kritiyanto mengeluarkan pernyataan keras terkait tindakan yang dilakukan oknum TNI terhadap relawan Ganjar-Mahfud di depan Markas Kompi Yonif 408/Raider, Jalan Perintis Kemerdekaan, Bayolali Jawa Tengah.

Dalam pernyataannya yang diberbagai media, Hasto menduga penganiayaan tersebut dilakukan oknum TNI yang menjadi simpatisan Capres Prabowo, karena berlatar belakang militer yang sama.

"Kami protes keras atas tindakan oknum TNI tersebut," ujarnya

"Para oknum TNI tersebut bertindak seperti itu diduga karena ada elemen elemen di dalam TNI yang jadi simpatisan Pak Prabowo karena sama sama berlatar belakang militer. Padahal Prabowo sudah diberhentikan dari TNI," kata Hasto, Minggu 31 Desember 2023.

Menurut Ikhyar, unsur pencemaran nama baik dalam ucapan Hasto seperti yang tertuang dalam pasal 310 ayat (1) KUHP, sudah memenuhi syarat masuk kategori dugaan pencemaran nama baik.

"Saya rasa unsur dugaan pencemaran nama baik dalam ucapan Hasto seperti yang tertulis dalam pasal 310 ayat (1) KUHP sudah terpenuhi, misalnya tuduhan bahwa penganiayaan dilakukan karena mereka adalah simpatisan Prabowo, serta ucapan tersebut ada unsur sengaja dikeluarkan agar di ketahui oleh publik," jelas Ikhyar

Ikhyar kemudian mengimbau para elit politik agar selalu membuat pernyataan yang sejuk dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

"Buat elit politik, saya imbau agar membuat pernyataan di publik itu yang bisa memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, jangan membuat statemen yang justru memicu perselisihan dan pergesekan di masyarakat, apalagi saat ini dinamika politik sedang tinggi tingginya," imbau Ikhyar.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru