Syaiful Syafri Heran Perhitungan Quick Qount Berbeda Dengan Suara di TPS

Paslon 01 Menang di TPS
Redaksi - Rabu, 14 Februari 2024 22:50 WIB
Syaiful Syafri Heran Perhitungan Quick Qount Berbeda Dengan Suara di TPS
Poto: Istimewa
Syaiful Syafri selesai nyoblos.
drberita.id -Wakil Ketua DPW PKB Sumut Syaiful Syafri merasa heran hasil qoick qount yang berbeda dengan perhitungan suara di sejumlah TPS dari paslon nomor urut 01, 02 dan 03.

"Sebagai contoh di sejumlah TPS yang datanya ada di saya rata rata TPS. Suara nomor urut 01 dan 02 berbeda tipis, misal di TPS Desa Medang Baru Kabupaten Batubara, untuk TPS 1 suara nomor urut 01 sebanyak 121 suara, nomor urut 02 sebanyak 80 Suara, dan nomor urut 03 sebanyak 7 suara," ucap Syaiful Syafri di Batubara, Rabu 14 Februari 2024 sore.

Contoh lain, kata Syaiful, di Deliserdang TPS 3 Desa Kenangan, nomor urut 01 sebanyak 51 suara, 02 sebanyak 59 suara, dan 03 sebanyak 37 Suara.

Apalagi dibanding dengan suara Luar Negeri, Capres nomor urut 01 mencapai di atas 59% dari jumlah pemilih.

"Tapi hasil perhitungan suara quick qount yang kita lihat di televisi bisa berbeda jauh, sekira pukul 15.00 WIB, dengan kenyataan suara di TPS yang dipantau," katanya.

Menurut Syaiful, sesuai quick qount dari lebih 800 ribu TPS di Indonesia, tentunya warga negara tinggal menanti hasil kejujuran untuk mengetahui suara yang dipilihnya siapa yang menjadi pemimpin Indonesia priode 2024 - 2029, dan siapa perwakilannya di lembaga legislatif DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten dan Kota di Indonesia.

"Kita juga tinggal menanti kejujuran penyelenggara Pemilu 2024 mulai tingkatan TPS sampai perhitungan suara, rekap suara di kecamatan hingga KPU di tingkat kabupaten dan kota, provinsi dan Pusat. "Karena penyelenggara yang memahaminya, dan hasil quick qount bukan hasil yang dipedomani," tegasnya.

Ia juga sangat prihatin, baru punya jabatan petugas TPS di TPS 33 Desa Bandar Selamat, Tembung, Deliserdang, para petugas TPS yang menggunakan fasilitas sekolah dipagar dan dikunci, sehingga masyarakat tidak bisa menyaksikan perhitungan suara.

"Bagaimana pula jika mereka jadi pemimpin desa atau daerah, benar benar telah lupa budaya dan etika rakyat Indonesia," cetusnya.

"Semogga dengan doa ulama dan masyarakat, di Indonesia menemukan pemimpinnya yang akan membawa keadilan dan kesetaraan ekonomi bekerjasama dengan perwakilan yang duduk di lembaga legislatif," tutup Syaiful Syafri.

Syaiful Syafri sendiri siang tadi dengan nomor urut antrian 150 mencoblos pukul 12.20 WIB di TPS 043 Jalan Karya Bakti, Kelurahan Indrakasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan bersama istri dan anaknya.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru