Massa Aksi Pendukung 'Save Babi' Hanya 3 Ribu Orang
istimewa
Aksi massa pendukung 'Save Babi' di Jalan Pulau Pinang, Lapangan Merdeka Medan.
DRberita | Massa aksi pendukung 'Save Babi' yang berkumpul di Lapangan Merdeka Medan, ternyata yang hadir hanya sekira 3000 orang, Senin 10 Februari 2020.
Sebelumnya, informasi yang beredar di media sosial, Sabtu 8 Februari 2020, massa aksi pendukung 'Save Babi' akan berjumlah 50 ribu orang.
Massa aksi yang mengatasnamakan Gerakan Aksi Masyarakat Sumut, awalnya berkumpul di Jalan Pulau Pinang, Lapangan Merdeka, Medan, sekila pukul 07.00 WIB. Massa menyanyikan lagu berlirik bahasa batak dengan sound system.
Dalam aksi terlihat sejumlah tulisan di spanduk di antaranya; Gerakan Aksi Damai 'Save babi', Ternak Babi Harus Tetap Hidup di Sumatera Utara, Tolak Pemusnahan Babi di Sumatera Utara, Tolak Isolasi Areal Babi, dan Tolak Restocking Area di Nias.
Sebelumnya, informasi yang beredar di media sosial, Sabtu 8 Februari 2020, massa aksi pendukung 'Save Babi' akan berjumlah 50 ribu orang.
Massa aksi yang mengatasnamakan Gerakan Aksi Masyarakat Sumut, awalnya berkumpul di Jalan Pulau Pinang, Lapangan Merdeka, Medan, sekila pukul 07.00 WIB. Massa menyanyikan lagu berlirik bahasa batak dengan sound system.
Dalam aksi terlihat sejumlah tulisan di spanduk di antaranya; Gerakan Aksi Damai 'Save babi', Ternak Babi Harus Tetap Hidup di Sumatera Utara, Tolak Pemusnahan Babi di Sumatera Utara, Tolak Isolasi Areal Babi, dan Tolak Restocking Area di Nias.
Aksi massa pendukung 'Save Babi' itu dikomandoi oleh Fredy Marbun, Vera dan Boasa Simanjuntak dari atas mobil komando. Selanjutnya mereka akan bergerak ke kantor DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan. (art/drc)
SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Pernah Diperiksa KPK 11 Jam, Lokot Nasution Jadi Saksi Sidang Korupsi DJKA, Mikhel Siregar: Demokrat Harus Bersih dari Koruptor
Politikus Demokrat Apresiasi Langkah Prabowo Sikapi Dinamika Politik Nasional
Demonstrasi Tak Mundur Aksi ke Kantor Walikota dan DPRD Medan Saat Hujan Deras
Demonstrasi Berlanjut Buat Cemas Pemerintah, Imbauan Untuk Pegawai Keluar
Fraksi Demokrat: RPJMD Kota Medan Masih Sebatas Rutinitas Birokrasi Tanpa Program Signifikan
Fraksi Demokrat Pertanyakan Kapan Lapangan Merdeka dan Kebun Bunga Medan Difungsikan
Komentar