DPRD Sumut Segera Panggil Pengusaha dan Mafia Pukat Trawal di Perairan Belawan
Foto: Istimewa
Demo depan kantor DPRD Sumut
drberita.id | Puluhan massa Aliansi Mahasiswa Pemerhati Nelayan Tradisional (Alampeta) berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumut, terkait masih beroperasinya pukat trawal atau harimau di Gabion Belawan, Senin 5April 2021.
"Saat ini kita masih melihat kapal-kapal pukat trawal beroperasi secara bebas di perairan Belawan yang mangkal di gabion. Meski secara terang-terangan mangkal di gabion yang berdekatan dengan Pelabuhan Perikanan Samudera, namun tidak tersentuh oleh aparat penegak hukum. Kita juga melihat seperti ada pembiaran operasi pukat trawl tersebut," kata Ketua Alampeta, Astrada Mulia.
Massa sangat menyayangkan, usaha yang ilegal namun praktiknya di lapangan tersebut legal meskipun nelayan tradisional semakin hari semakin sengsara karena dampak pukat trawl yang merajalela. Bukan hanya itu, pukat trawal juga adalah alat yang tidak ramah lingkungan dan merusak ekosistem dan biota laut.
"Setiap harinya pukat-pukat itu meraup segala jenis ikan hingga ke dasar laut yang menyebabkan rusaknya ekosistem dan biota laut," ungkap Astrada.
[br]
Dalam peraturan menteri (Permen) KP No. 2/2015, jelas disebutkan larangan penggunaan alat penangkapan ikan pukat hela atau trawal dan pukat tarik di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia.
"Namun, permen KP sama sekali tidak diterapkan terhadap usaha ilegal pukat trawal di Perairan Belawan," sebutnya.
Dengan melihat dan merasakan semakin tertindasnya nelayan-nelayan tradisional di Belawan, maka Alampeta mengutuk keras para pengusaha atau pun mafia pukat trawal.
Anggota DPRD Sumut Hendra Sucipto berjanji akan segera memanggil dinas terkait untuk menuntaskan masalah pukat trawal tersebut.
[br]
"Terima kasih telah menyampaikan permasalahan pukat trawl ini, saya sepakat meski pun ini bukanlah persoalan baru, namun ini merupakan pelanggaran terhadap peraturan negara," kata Hendra.
Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut itu akan segera memanggil dinas terkait dan aparat hukum untuk menuntaskan dan melakukan tindakan kepada para pelaku pukat trawal.
"Segera kita panggil para pengusaha atau pun mafia pukat trawal di Perairan Belawan," tegas Hendra.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Demo Tolak Gelar Pahlawan Nasional Soeharto Tak Diterge 100 Anggota DPRD Sumut
Kader Partai Golkar Aksi Tunggal di Kantor DPP Jakarta dan Gedung DPR RI Minta Evaluasi Ketua DPRD Sumut
Buruh Batal Demo ke Polda dan Kantor Gubsu, Fokus ke DPRD Sumut
Ribuan Buruh 28 Agustus Akan Demo Kantor Gubsu, Polda, dan DPRD Sumut
Azhari Sinik: Partai Golkar Bisa Berhentikan Erni Sitorus dari Ketua DPRD Sumut
Pengamat: Serangan Terhadap Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Bentuk Pelemahan Sistem Pemerintahan
Komentar