Gara-gara Panglima Talam, Jurnalis Medan Kembali Demo Menantu Presiden

- Jumat, 16 April 2021 21:57 WIB
Gara-gara Panglima Talam, Jurnalis Medan Kembali Demo Menantu Presiden
Foto: Istimewa
Demo jurnalis di Kantor Walikota Medan
drberita.id | Puluhan jurnalis dari berbagai jenis media kembali melakukan aksi protes di depan Kantor Walikota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis No. 1, Jumat 16 April 2021.

Aksi protes ini masih buntut panjang dari pengusiran yang diterima oleh dua wartawan yang hendak melakukan wawancara langsung atau doorstop kepada Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution pada Rabu 14 April 2021.


Dalam aksi itu, Koordinator Aksi yang juga Anggota Divisi Advokasi AJI Medan, Array mengungkapkan agar Bobby menjumpai langsung wartawan untuk meminta maaf atas perlakuan yang dilakukan oleh tim pengamannya seperti Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Satpol PP, Polisi.


"Ada tiga tuntutan kita. Pertama kita hanya ingin Bobby meminta maaf secara resmi terkait tindakan arogansi di Kantor Walikota yang dilakukan Paspampres yang mengusir rekan jurnalis. Perlakukanlah kita seperti teman. Maka kita akan perlakukan juga seperti teman. Tapi kalau diperlakukan seperti lawan akan kita lakukan juga seperti lawan," tegasnya, Jumat 16 April 2021.

[br]

Kedua, Walikota harus memberi pemahaman pada petugas keamanan bahwa jurnalis bekerja di lindungi undang-undang. Ketiga meminta walikota memecat orang-orang yang memprovokasi aksi jurnalis, oknum yang menjadi penjilat di lingkungan walikota.

Perlu diketahui, kembalinya aksi ini karena ada orang-orang yang mengaku dekat dengan walikota. Mengaku sebagai orang yang katanya berada di ring 1 anak menantu presiden jokowi (panglima talam) dan menyampaikan kata-kata provokator atau nada-nada provokatif terhadap teman-teman wartawan.


"Sehingga teman-teman wartawan kembali melakukan aksi hari ini. Kita yakin Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution tahu siapa orangnya. Terakhir, kami jelaskan juga bila ada yang mengatasnamakan kami dan datang menerima undangan buka puasa bersama di salah satu lokasi di Kesawan, perlu kami tegaskan, itu bukan kami," tegasnya.

SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru