Konsolidasi Terbuka Dugaan Korupsi UINSU Tetap Dilaksanakan
drberita.id | Forum Mahasiswa UINSU menggelar konsolidasi terbuka dugaan korupsi UINSU, di Kafe Fattaya, Pancing, Medan, Sabtu 18 Juli 2020 malam sekira pukul 20.00 WIB.
Konsolidasi oleh Forum Mahasiswa UINSU ini mengangkat tiga isu yang lagi hangat terjadi di UINSU, yaitu soal mahad, UKT, dan gedung mangkrak Rp 45,7 miliar.
Ketiga isu Yaitu 'Tolak wajib mahad di tengah situasi pandemi Covid-19, Turunkan UKT penuh 50%, dan usut tuntas dugaan korupai gedung mangkrak Rp 45,7 miliar'.
Baca Juga: KASN Selesai: Antony Bergaya Edy Tak Berdaya
Pelaksana kosolidasi terbuka dugaan korupsi UINSU, Munir Habibi Silalahi dikonfirmasi memastikan pelaksanaan konsolidasi terbuka dugaan korupsi UINSU tetap terlakasana pada malam ini (Sabtu 18 Juli) sekira pukul 20.00 WIB di Kafe Fattaya, Pancing, Medan.
"Jadilah bang malam ini, sekira 20 orang karena lokasinya (kafe fattaya) pun kecil. Pembicaranya Ilham Chaniago," kata Munir Habibi.
Baca Juga: PMII Dukung Polda Sumut Tangkap Bupati Labusel
Sementara itu, kabar berkembang di kalangan mahasiswa menyatakan konsolidasi terbuka dugaan korupsi UINSU yang dilaksanakan Forum Mahasiswa UINSU batal dilaksanakan. Pembatalan disebut-sebut karena sudah terkondisikan.
(art/drb)
Rektor UINSU Dicopot, AMP2SU Buka Posko Pengaduan Korban Dugaan KKN
Kasus Mahasiswa Baru UINSU Mencuat, GP Ansor Sumut Desak Menag Copot Syahrin Harahap
Kasus Rektor UINSU Digiring ke Jakarta, Minta Kementerian Agama Copot Prof. Syahrin Harahap
Polda Sumut Tunggu Laporan Masuk SPPBJ Palsu UINSU
Rektor UINSU Prof Syahrin Didesak Mundur