1 Hari Jelang Ramadhan 1441 H, Pasar Tradisional di Perbatasan Medan-Deliserdang Padat Merayap
drberita
Pasar tradisional di Jalan Datok Kabu Pasar III Tembung, Medan, Deliserdang, terlihat ramai oleh warga yang berbelanja untuk menyambut bulan Suci Ramadhan 1441 hijriya, tahun 2020.
DRberita | Meski di seluruh negara tengah menghadapi penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19), namun umat islam di Sumatera Utara, tetap bersemangat menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriyah, tahun 2020.
Satu hari menjelang bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriyah, tepatnya Kamis 23 April 2020, terlihat ramainya umat islam yang berbelanja kebutuhan pokok di pasar tradisional di Jalan Datok Kabu, Pasar III Tembung, persisnya di perbatasan Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang.
Pasar tradisional tersebut berada di pinggi jalan yang menghubungkan Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, dengan Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang.
Seorang warga, ibu Devi yang ditemui mengatakan tidak merasa khawatir meski virus corona lagi mewabah di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang sebagai daerah zona merah.
"Hidup mati kita sudah ditertulis, yang penting kita tetap waspada dan berhati-hati di tengah wabah corona ini. Selalu pakai masker, ikuti imbauan pemerintah yaitu cici tangan dan selalu makana makanan yang mengandung vitamin c dan e," ujarnya.
Sementara itu, seorang pedagang ayam potong bernama Edy mengaku banyak bahan pokok yang harganya lagi naik seperti pada setiap tahunnya menjelang bulan Suci Ramadhan. Namun ada juga yang harganya turun drastis sampai 50 persen.
"Gula naik, cabai, ikan, bumbu dan lainnya juga ikut naik. Tetapi daging ayam potong harganya terjun bebas. Dari biasanya Rp 28.000 hingga Rp 34.000 sebelum corona, kini harganya Rp 15.000 hingga Rp 18.000 per kilo," kata Edy.
Meski demikian, Edy masih bersyukur karena masyarakat masih antusian berbelanja menjelang bulan Suci Ramadhan 1441 hijriyah ini.
Satu hari menjelang bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriyah, tepatnya Kamis 23 April 2020, terlihat ramainya umat islam yang berbelanja kebutuhan pokok di pasar tradisional di Jalan Datok Kabu, Pasar III Tembung, persisnya di perbatasan Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang.
Pasar tradisional tersebut berada di pinggi jalan yang menghubungkan Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, dengan Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang.
Seorang warga, ibu Devi yang ditemui mengatakan tidak merasa khawatir meski virus corona lagi mewabah di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang sebagai daerah zona merah.
"Hidup mati kita sudah ditertulis, yang penting kita tetap waspada dan berhati-hati di tengah wabah corona ini. Selalu pakai masker, ikuti imbauan pemerintah yaitu cici tangan dan selalu makana makanan yang mengandung vitamin c dan e," ujarnya.
Sementara itu, seorang pedagang ayam potong bernama Edy mengaku banyak bahan pokok yang harganya lagi naik seperti pada setiap tahunnya menjelang bulan Suci Ramadhan. Namun ada juga yang harganya turun drastis sampai 50 persen.
"Gula naik, cabai, ikan, bumbu dan lainnya juga ikut naik. Tetapi daging ayam potong harganya terjun bebas. Dari biasanya Rp 28.000 hingga Rp 34.000 sebelum corona, kini harganya Rp 15.000 hingga Rp 18.000 per kilo," kata Edy.
Meski demikian, Edy masih bersyukur karena masyarakat masih antusian berbelanja menjelang bulan Suci Ramadhan 1441 hijriyah ini.
"Alhamdulillah... masih ramai juga orangnya. Dua hari terakhir, jalan ini terlihat padat merayap orang-orang yang berbelanja di sini," ucapnya. (art/drb)
SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Suka Duka Pedagang Pasar Tradisional Datok Kabu Pasar 3 Tembung di Atas Parit Penuh Sampah
Temukan 2 Alat Bukti, Kejati Sumut Tahan dr. Aris dan Ferdinand Kasus Korupsi Covid-19
Juru Parkir Jadi Kuasa Direktur Korupsi Covid-19 Sumut
Kesepakatan Korupsi Covid-19 Sumut Berawal dari Pertemuan di Cafe Wak Noer
2 Caleg NasDem Rahudman dan Hendra Kunjungi Pedagang Pasar Metal Medan
Demi Perubahan, Rahudman Harahap Kunjungi 2 Pasar Tradisional di Medan Utara
Komentar