Suka Duka Pedagang Pasar Tradisional Datok Kabu Pasar 3 Tembung di Atas Parit Penuh Sampah

Artam - Jumat, 21 November 2025 16:04 WIB
Suka Duka Pedagang Pasar Tradisional Datok Kabu Pasar 3 Tembung di Atas Parit Penuh Sampah
Poto: Istimewa
Eskavator yang mengorek parit di Jalan Datok Kabu Pasar 3 Tembung.
drberita.id -Sudah memasuki hari ke 7 pengorekan drainase atau parit yang penuh sampah di Jalan Datok Kabu Pasar 3 Tembung, Percut Sei Tua, Deliserdang, Sumut, sejak Jumat 14 November 2025.

Para pedagang tradisional di atas parit pun, pada Jumat 21 Nobember 2025, ini telah mulai membuka lapakannya kembali di lokasi pengorekan parit yang masih penuh dengan lumpur sampah.

Pemkab Deliserdang pun mengerahkan 2 alat berat eskavator untuk mengorek sampah dari dalam parit di Jalan Datok Kabu Pasar 3 Tembung, yang di atasnya dipenuhi oleh para pedagang tradisional.

Alat berat pun telah berangsur meninggalkan lokasi pasar tradisional pedagang yang sempat tergusur akibat pengorekan tersebut.

Meski lapak dagangan dipenuhi lumpur dan sampah, para pedagang pun telah berjualan kembali. Tak peduli lapakannya penuh dengan limpur dan sampah, yang penting para pedagang masih bisa berjualan untuk mencari keuntungan.

Erni, salah seorang pedagang yang sempat sedih lapaknya digusur oleh alat berat, kini telah bisa sedikit bernafas lega karena sudah berjualan kembali.

"Mending lah ini masih bisa berjualan lagi, biarkan saja di atas lumpur begini lokasinya. Mau kemana lagi jualan, kan sudah bayar lapak sama pengelola, kemarin," ucapnya, Jumat 21 November 2025.

Meski begitu, Erni juga masih merasa khawatir jika Pemkab Deliserdang akan menertibakan para pedagang dari lokasi pasar tradisional di atas parit tersebut.

Ia pun berharap agar pengelola pasar tradisional yang mengutip uang ke mereka bisa bertanggungjawab dengan mereka yang berdagang di atas parit Jalan Datok Kabu Pasar 3 Tembung selama ini. Namun Erni menolak menyebut nama pengelola pasar.

"Kan sudah bayar lapak kita di sini, kebersihan dan keamanan juga, serta uang lampu (penerangan)," katanya.

Selain Erni, Tambunan juga merasa sedikit lega bisa berjualan kembali di atas parit. Ia pun berharap tidak ada lagi penertiban dilakukan Pemkab Deliserdang.

"Kalau mau diteribakan ya maunya bisa direlokasi ke tempat lain, tapi lokasinya jangan jauh dari sini. Kan bisa dibuat di sebelah sekolah (SMK Mandiri) dan lapangan sepak bola. Bisa lebih tertib lagi kami berjualan di sini," kata Tambunan.

Pemkab Deliserdang pun harus bisa mencari solusi untuk para pedagang yang selama ini berjualan di atas parit Jalan Datok Kabu Pasar 3 Tembung.

"Rame kali pembeli datang ke sini setiap hari, mulai pagi hingga sore. Jika nanti ditertibkan Pemkab Deliserdang, tidak direlokasi para pedagang ini, mau makan apa anak istri kami di rumah," cetus Tambunan.

Pengorekan parit yang dilakukan Pemkab Deliserdang di parit Jalan Datok Kabu Pasar 3 Tembung akan terus dilakukan sampai ke simpang Pasar 4 dan Pasar 6. Pengorekan parit itu juga untuk mengantisipasi banjir jika turun hujan lebat.

Kabarnya, Pemkab Deliserdang juga berencana melakukan perbaikan pada Jalan Datok Kabu Pasar 3 Tembung yang berbatasan langsung dengan Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru