Tiga Direksi Bank Sumut Selamat dari Evaluasi
drberita/istimewa
Direksi Bank Sumut Muchammad Budi Utomo, Rahmad Fadillah Pohan, Tengku Mahmud Jeffri, Yulianto Maris dan Abdi Santoso Ritonga.
DRBerita | Tiga direksi PT Bank Sumut akhirnya selamat dari evaluasi Pemegang Saham Pengendali (PSP) pada Rapat Umum Pemegang Saham-Luar Biasa (RUPS-LS) 2019, yang dihadiri oleh seluruh kepala daerah kabupaten kota.
Hal itu diketahui dari pengakuan PSP Edy Rahmayadi saat temu pers dengan wartawan, di Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat 23 Agustus 2019.
"Hasil evaluasinya ada dengan komisaris. Mau kita komisari dan direksi dikeluarkan. Tapi tak jadi kami lakukan. Meraka kita panggil untuk perbaiki ini bersama. Menghidupkan kembali sisitem yang ada," ujar Edy.
Sebelumnya, pada RUPS yang dilakukan sebelumnya, dihadiri juga oleh kepala daerah kabupaten kota, Edy mengevaluasi dan memberi waktu kepada tiga direksi untuk membuktikan kinerjanya. Jika tidak ada peningkatan, akan dicopot dan diganti dengan yang lebih berkompeten.
Ketiga direksi Bank Sumut itu masing-masing Direktur Bisnis dan Syariah Tengku Mahmud Jeffry, Direktur Kepatuhan Yulianto Maris dan Direktur Pemasaran Abdi Santoso Ritonga.
Gubernur Edy Rahmayadi juga mengakui PT Bank Sumut mendapatkan penyertaan modal di P.APBD 2019 sebesar Rp 100 miliar.
"Kalau ini tidak dilakukan, saham gubernur menurun. Pemkab-pemkab nyetor terus. Makanya ditambah. Itu cara kami untuk bisa meningkatkan saham, agar lebih besar dari saham kepala daerah. Transaksi-transaksi
di daerah, Bank Sumut unggul," ujar Edy.
"Makanya kita suruh direksi bank kita ini untuk meningkatkan pelayanan. Ya kita tingkatkan. Mereka (nasabah) puas. Ini memenuhi ekspetasi yang optomal. Makanya kita (provinsi) meningkatkan penyertaan modal agar saham kita tetapt 51 persen," jelas Edy.
Hal itu diketahui dari pengakuan PSP Edy Rahmayadi saat temu pers dengan wartawan, di Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat 23 Agustus 2019.
"Hasil evaluasinya ada dengan komisaris. Mau kita komisari dan direksi dikeluarkan. Tapi tak jadi kami lakukan. Meraka kita panggil untuk perbaiki ini bersama. Menghidupkan kembali sisitem yang ada," ujar Edy.
Sebelumnya, pada RUPS yang dilakukan sebelumnya, dihadiri juga oleh kepala daerah kabupaten kota, Edy mengevaluasi dan memberi waktu kepada tiga direksi untuk membuktikan kinerjanya. Jika tidak ada peningkatan, akan dicopot dan diganti dengan yang lebih berkompeten.
Ketiga direksi Bank Sumut itu masing-masing Direktur Bisnis dan Syariah Tengku Mahmud Jeffry, Direktur Kepatuhan Yulianto Maris dan Direktur Pemasaran Abdi Santoso Ritonga.
Gubernur Edy Rahmayadi juga mengakui PT Bank Sumut mendapatkan penyertaan modal di P.APBD 2019 sebesar Rp 100 miliar.
"Kalau ini tidak dilakukan, saham gubernur menurun. Pemkab-pemkab nyetor terus. Makanya ditambah. Itu cara kami untuk bisa meningkatkan saham, agar lebih besar dari saham kepala daerah. Transaksi-transaksi
di daerah, Bank Sumut unggul," ujar Edy.
"Makanya kita suruh direksi bank kita ini untuk meningkatkan pelayanan. Ya kita tingkatkan. Mereka (nasabah) puas. Ini memenuhi ekspetasi yang optomal. Makanya kita (provinsi) meningkatkan penyertaan modal agar saham kita tetapt 51 persen," jelas Edy.
RUPS-LB 2019 yang dilakukan PT Bank Sumut sekaligus juga menetapkan Direktur Utama (Dirut) Muchammad Budi Utomo alias Tomi dan Direktur Operasional Rahmad Fadillah Pohan. (art/drc)
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Kejati Sumut: Status BW alias Baron Tunggu Hasil Persidangan Korupsi Smartbord Langkat
Masyarakat Kota Binjai Sudah Bisa Bayar Tagihan Air Melalui Ponsel
Setelah Eksir Mundur, Pemprovsu Buka Pendaftaran Calon Direksi Bank Sumut, 3 Jabatan Direktur Kosong
Direktur Kepatuhan Bank Sumut Eksir Mundur
Pernah Diperiksa KPK 11 Jam, Lokot Nasution Jadi Saksi Sidang Korupsi DJKA, Mikhel Siregar: Demokrat Harus Bersih dari Koruptor
Dugaan Korupsi Bappeda Tebingtinggi Mandek di Polisi, Massa TTB Rencana Aksi
Komentar