Edy Tolak Wacana REI Bangun Casino di Danau Toba
Wacana dari Investor Belly Saputra Datuk Jano Sati
Redaksi - Selasa, 14 Maret 2023 12:59 WIB
Poto: Istimewa
Gubsu Edy Rahmayadi didampingi Kadispora Baharuddin Siagian.
drberita.id -Rencana pembangunan lokasi judi atau casino di Danau Toba, Sumut, ditolak Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Alasannya, aktivitas judi dilarang di Indonesia.
Dikutip viva.co.id, Selasa 14 Maret 2023, Edy Rahmayadi dengan tegas menolak wacana membangun 'Healing Entertainment' berupa lokasi judi atau casino ala Genting Malaysia di Kawasan Danau Toba.
Penolakan itu, menurut Edy karena aktivitas judi dilarang di Indonesia, sehingga harus mengikuti peraturan hukum yang ada di tanah air ini.
"Selama barang itu halal tidak menentang undang undang berarti silahkan berjalan. Yang penting, tidak melanggar unsang undang, kalau melanggar undang undang ada, yang mau bikin judi itu tidak halal namanya, melanggar undang undang," sebut Gubernur Edy kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Senin 13 Maret 2023.
Bila wacana itu terealisasi, langkah dilakukan Gubernur Edy mengungkapkan tidak memberikan ijin bila didirikan atau dibangun kasino di kawasan Danau Toba. Kecuali, ada aturan yang mengizinkan judi di Indonesia ini.
"Indonesia judi ini, tidak diperbolehkan. Apa pun alasannya, kalau dia mau membikin rubah dulu undang undangnya," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, ada wacana membangun 'Healing Entertainment' berupa lokasi judi atau kasino ala Genting Malaysia akan dibangun di Kawasan Danau Toba, yang dicetuskan oleh seorang investor ternama di Indonesia.
Hal itu, menjadi perhatian khusus di tengah masyarakat, yang dinilai judi dilarang di tanah air ini. Atas hal itu, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) angkat bicara terkait dengan wacana pembangunan 'Healing Entertainment' ala Genting Malaysia di Danau Toba.
Wacana itu, disampaikan oleh investor ternama di Indonesia, bernama Belly Saputra Datuk Jano Sati, yang merupakan Direktur Utama Riyadh Group Indonesia.
Direktur Bisnis Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BPODT, Raja Malam Ukur Tarigan mengungkapkan Belly menyampaikan wacana itu, saat acara Investment Forum digelar BPODT di Kaldera Resort, di Kabupaten Toba, Sumut, Jumat 3 Maret 2023, lalu.
"Itu awalnya acara REI kemarin, ulang tahun mereka. Mereka ingin ke Danau Toba, kita kemas investment forum, datang beberapa (investor). Nah datang Datuk Belly, awalnya itu, developer top lah di Indonesia. Dia bilang healing entertainment lah, arahnya ke kasino gitu," kata Raja saat dikonfirmasi VIVA, Senin, 13 Maret 2023.
Raja mengatakan wacana itu, hanya sebagai masukan atau saran saja pihak BPODT menganggapnya. Tidak menjadi fokus dalam pencarian investor, mereka fokus mencari investor dalam pembangunan hotel bintang 5 di kawasan Danau Toba.
"Healing entertainment ada dua slot, Indoor entertainment dan outdoor entertainment. Tapi, ini seperti universal studio. Tapi, permintaan investor," kata Raja.
"Kita kaji, tapi tidak fokus. Tapi, kita minta surat minat. Sampai sekarang belum ada. Tapi, teman beliau surat minat mau bangun mini zoo gitu," tutur Raja.
Begitu juga, Raja menjelaskan belum ada niat untuk disampaikan atau diskusikan ke Dewan Pengarah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Namun, Raja mengatakan bila ingin disampaikan wacana itu, harus dikaji lebih dalam, terhadap efek kepada masyarakat. Karena, akan menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat.
"Pasti ada kajian mendalam, apa lagi itu isu sensitif memperhatikan banyak kearifan lokal. Panjang lah, masih lama kali itu. Itu keinginan investor, itu nanti dulu. 20 tahun lagi, belum tentu juga," ucap Raja.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Tiga Tugas Penting Toba Caldera adalah Konservasi, Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Negara Tidak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba dan Mafia Judi di Kabupaten Langkat
Program MBG Prabowo Tak Berarti di Langkat Jika Peredaran Narkoba dan Perjudian Terus Dibiarkan Polisi
Presidium AMSU Desak Kapolda dan Gubernur Sumut Tangkap Bandar dan Bongkar Barak Narkoba Judi
Semburan Lumpur Rianiate, Akibat Tekanan Formasi
Untuk Bayar Utang Judi, Indra Supomo Rampok Ibu Mertua Terkapar Ditembak Polisi Medan Area
Komentar