GMPC: Danantara Berpotensi Timbulkan Resiko Perekonomian Nasional Tidak Stabil
Redaksi - Selasa, 11 Maret 2025 04:10 WIB
Poto: Istimewa
Ketua Garuda Merah Putih Community (GMPC) Dedy Harvy Syahri.
drberita.id -Ketua Garuda Merah Putih Community (GMPC) Dedy Harvy Syahri menilai keberadaan BPI Danantara sangat berpotensi menimbulkan resiko perekonomian nasional yang semakin tidak stabil.
"Yang jelas, program BPI Danantara ini semakin merumitkan birokrasi, sehingga mengurangi performa atau melemahkan BUMN dengan menambah panjangnya hirarki dari Danantara," ujar Dedy Harvy Syahri, Selasa 11Maret 2025.
Menurut Dedy, keberadaan Danantara sangat beresiko pada kebebasan berkreasi dari BUMN. Potensi negatifnya adalah ketika sisi birokrasi bisa semakin tidak efisiensi.
"Mungkin ini juga belum ada kajiannya baik dampak positif dan negatifnya terhadap keuangan negara dan perekonomian nasional," tegasnya.
Keberadaan Danantara, lanjut Dedy, terkesan sangat dipaksakan hanya untuk memuaskan hasrat para pejabat yang sampai saat ini belum menemukan formula dalam memperbaiki perekonomian nasional yang semakin stagnan.
"Hari inipun kepercayaan investor semakin minim untuk berinvestasi di Indonesia yang diakibatkan banyaknya kasus korupsi yang mendera BUMN, sehingga konsep Danantara dianggap masih mentah untuk dijalankan dalam jangka panjang," katanya.
Begitu pun dengan regulasi yang dibuat sebagai payung hukum Danantara juga masih mendapat tanggapan negatif dari kalangan masyarkat yang menilai banyak menabrak aturan.
"Kita tahu bahwa apabila penegakan hukum tidak dijadikan acuan, maka sangat memungkinkan kebijakan Danantara hanya untuk menutupi bobroknya sistem keuangan negara," jelasnya.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
BTN IFW 2026 Akan Bawa Ulos ke Panggung Internasional Industri Mode
GMNI: PLN Total Blackout Ancaman Serius Ketahanan Nasional dan Stabilitas Kawasan Strategis
Delegasi OCI Bertemu Kedutaan Besar Vatikan: Diplomasi Spiritual Kontingen Indonesia Ziarah Militer Internasional
Bahlil Lahadalia: Dunia Usaha Migas Nasional Sedang Tidak Dalam Kondisi Stabil
The Print Usul Bentuk 100 Asosiasi: 29 April Jadi Hari Investasi dan Industri Hilirisasi Nasional
Seminar Nasional Leadership Insight Connection IKAFEB USU: Memimpin Dengan Empati, Membangun Resiliensi
Komentar