Harga Token Listrik PLN Sengat Ekonomi Rakyat Hingga 35 Persen
Artam - Rabu, 05 November 2025 16:50 WIB
Poto: Istimewa
Meteran listrik PT. PLN.
drberita.id -Token listrik yang dibeli setiap saat dari PT. PLN sangat menyengat ekonomi rakyat. Sengatan itu hingga 35 persen dirasakan rakyat. Harga token yang dibeli tidak sebanding masuk ke meteran listrik.
Nilai token listrik yang dijual PT. PLN kepada rakyat bisa dibeli melalui aplikasi komersil dan mini market.
Ari warga Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumatera Utara, mengaku heran setalah membeli token listrik dari salah satu mini market untuk meteran di rumahnya. Isi token yang terisi ke meteran listrik rumahnya tidak sesuai dengan harga pembelian dari mini market.
Harga token yang dibeli Ari terpotong hingga 35 persen masuk ke meteran listrik rumahnya.
"Aku beli Rp. 20 ribu, tapi yang masuk ke token ke meteran listrik hanya Rp. 13 ribu. Banyak kali potongannya dari PLN beli token listrik di Indo...t," ucap Ari di Jalan Pasar 6 Tembung, Rabu 5 November 2025.
Selain Ari, warga lainnya juga merasakan hal yang sama dengan harga token yang dibeli dari PT. PLN. Sengatan harga token listrik sangat dirasakan rakyat.
Devi warga Pasar 5 Tembung mengaku membeli token listrik dari aplikasi komersil merasa sangat rugi. Harga pembelian dengan yang masuk ke meteran listrik tidak sesuai harga.
"Saya beli token Rp. 20 ribu, tapi yang saya bayar Rp. 21 ribu. Yang masuk ke meteran listrik Rp. 14 ribu," kata Devi.
Ia pun merasa tertipu dengan pembelian token yang sangat jauh potongannya. PT. PLN seharusnya bisa dievaluasi oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Rakyat yang sengsara beli token dengan potongan yang sangat besar sampai 35 persen. Presiden Prabowo harus bongkar kejahatan penjualan token listrik PT. PLN," katanya.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Kornas Re-LUN Ungkap Dirut PLN Lebih Keras dari Menteri ESDM
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tidak Boleh Antikritik
Menteri ESDM, BIN dan Kejagung Serius Selidiki Stok Batubara, Kornas Re-LUN: Awas Dirut PLN Itu Licik
Hampir Sepekan Listrik Padam Bergilir di Kalimantan, Teuku Yudhistira: Tapi PLN Tidak Transparan
Komisi III DPRD Medan Minta PLN Beri Kepastian Kompensasi atas Dampak Blackout
Baru Terpilih Lagi Jadi Dirut PLN, Darmawan Prasodjo Langsung Sebut Kementerian ESDM Soal Krisis Batubara
Komentar