Mahasiswa: Tolak Buku "Kurikulum Merdeka' Terbitan Airlangga

Kementerian Harus Cabut Izin Terbit
Artam - Minggu, 03 September 2023 18:35 WIB
Mahasiswa: Tolak Buku "Kurikulum Merdeka' Terbitan Airlangga
Foto: Ilustrasi
Kurikulum Merdeka

drberita.id -Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Permak) Asri Hasibuan mengimbau kepada semua sekolah tidak menjual buku 'Kurikulum Merdeka' terbitan percetakan Airlangga.

Harga buku yang dijual sangat mahal hingga membuat orang tua siswa kesusahan untuk membelinya.

"Kepada orang tua siswa kita imbau agar tidak membeli buku kurikulum merdeka dari Pernerbit Airlangga. Kita akan segera suarakan keluhan orang tua siswa ini ke gedung dewan," ucap Asril Hasibuan, Munggu 3 September 2023.

Asril mengatakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus juga berani menyabut izin cetak buku kurikulum merdeka dari Penerbit Airlangga.

"Wakil rakyat harus bersuara untuk kemerdekaan orang tua siswa yang merasa terbebani dengan harga mahal buku kurikulum merdekat terbitan Airlangga, yang dijual di sekolah sekolah baik swasta maupun negeri. Indonesia sudah merdeka 78 tahun, tetapi dunia pendidikan belum merdeka di republik ini," tegasnya.

Pernyataan Asril Hasibuan ini merespon keluhan orang tua siswa di Kota Medan bernama Dewi, yang tinggal di Kecamatan Medan Denai, pada Jumat 1 September 2023.

Dewi mengatakan harga buku kurikulum merdeka di sekolah anaknya sangat mahal dan memberatkan keuangan rumah tangganya. Namun begitu, orang tua harus tetap membelinya.

"Mahal kali harga buku di sekolah anak ku ini, sekolah swasta, SD anak ku. Buku kurikulum merdeka, harganya sampai ratusan ribu dijual oleh sekolah," ucap Dewi di Jalan Denai, dekat SPBU.

Dewi pun mengaku anaknya di sekolah dasar swasta, dua orang. Kelas 4 dan kelas 6.

"Seperti buku PH1 dan PH2 terbitan Airlangga, harganya Rp147 ribu dan Rp154 ribu. Buka lainnya bahasa inggris, harganya pun Rp125 ribu," katanya.

Banyak lagi buku lainnya yang dijual sekolah swasta kepada siswa yang harganya mahal. Namun terpaksa harus dibeli juga meski terasa memberatkan orang tua.

"Apa tahu ini dinas pendidikan harga buku kurikulum merdeka di sekolah swasta, kalau bisa ini ditertibkan penerbitnya yang jual mahal bukunya," kata Dewi.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru