OJK Sanksi Bank Sumut Terkait Mobile Banking Ilegal

- Rabu, 16 November 2022 12:20 WIB
OJK Sanksi Bank Sumut Terkait Mobile Banking Ilegal
Poto: Istimewa
Mobile banking Bank Sumut
drberita.id | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhirnya mengeluarkan sanksi kepada Bank Sumut, terkait layanan mobile banking yang tidak mendapatkan izin dari Bank Indonesia (BI) atau ilegal.

Sanksi tersebut berupa larangan pembuatan produk baru layanan perbankan.

OJK memberikan sanksi tersebut ke Bank Sumut atas pelanggaran mobile banking yang tidak mendapatkan izin dari BI, sesuai dengan pasal 26 ayat (1) POJK No. 12/POJK.03/2018.
"Bank Sumut dikenakan sanksi berupa larangan untuk menerbitkan produk atau melaksanakan aktivitas baru selama 1 tahun dari OJK. Lebih jelasnya coba tanya langsung ke Bank Sumut, surat dari OJK itu kalau tidak salah pertanggal 9 November 2022," ungkap sumber, Selasa 15 November 2022.
Surat OJK tersebut diterima oleh pihak Bank Sumut pertanggal 10 November 2022. Kabid Humas Bank Sumut Doni Valentino yang dikonfirmasi tidak membantah sanksi dari OJK tersebut.
BACA JUGA:
HUTPHORIA Bank Sumut Dimeriahkan Ribuan Peserta dan Pemberian Mobil Ambulance ke Pemprovsu
"Mohon maaf, sebentar kami koordinasi dulu dengan divisi pemilik produk dan direktur yang membidangi," jawab Doni Valentino melalui pesan whatapp, Selasa 15 November 2022.

Menanggapi surat dari OJK yang memberikan sanksi larangan kepada Bank Sumut, Ketua Umum Masyarakat Garuda Sumatera Utara (Margasu) Hasanul Arifin Rambe SPd, SH mendukung langkah yang telah dibuat OJK tersebut.
"Perinsipnya saya mendukung dengan surat OJK tersebut, tetapi kalau bisa sanksi yang lebih berat diberikan, yaitu offline kan itu layanan mobile banking Bank Sumut," ucap Hasanul Rambe.

Hasanul juga meminta agar Gubsu Edy Rahmayadi mengevaluasi Dirut Bank Sumut Rahmat Fadillah Pohan dengan kondisi mobile banking yang tidak mendapatkan izin dari BI.
BACA JUGA:
Kabar Mobile Banking Ilegal, Iswanto Darus: Aplikasi Sumut Mobile semakin memudahkan transaksi nasabah
"Sudah bisa Gubsu menggantikan dirut itu dengan orang yang lebih jujur, biar kondisi Bank Sumut tidak semakin parah. Sekali kita berbohong, akan ditutupi dengan kebohongan berikutnya," ucap Hasanul Rambe.

SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru