Relawan Jokowi: Penggunaan Aplikasi MyPertamina Belum Urgensi
Poto: Istimewa
Rinno Hadinata
drberita.id | Kordinator Nasional Relawan PERAKSI Jokowi-Ma'ruf Amin, Rinno Hadinata mengatakan penggunaan aplikasi MyPertaminan jangan terlalu dipaksakan. Apalagi RUU data pribadi sampai saat ini belum juga disahkan.
"Penggunaan aplikasi MyPertamina belum urgensi. Jangan terlalu dipaksakan kepada masyarakat pengguna BBM bersubsidi. Harus dilihat juga faktor pendukungnya seperti RUU data pribadi, kan belum disahkan juga," ungkap Rinno Hadinata dalam keterangan tertulis, Selasa 28 Juni 2022.
Menurut Rinno, penggunaan aplikasi MyPertamina harus tersosialisasikan dengan baik.
"Yang menjadi pertanyaan, bagaimana apabila pada saat melakukan proses registrasi pendaftaran aplikasi MyPertamina, identifikasi kepemilikan kendaraan bermotor baik sepeda motor atau mobil tidak sesuai dengan NIK KTP. Karena masih banyak kendaraan bermotor yang beredar belum beralih kepemilikan kendaraan. Apakah QR kode khusus itu bisa didapatkan. Dan terkait quota penggunaan BBM pertalite dan solar bersubsidi bagaimana?" kata Rinno.
BACA JUGA:
FBI Serahkan Asset Recovery Perkara e-KTP Senilai Rp86 Miliar ke KPK
"Begitu juga penggunaan big data yang berperan sebagai dasar pengambilan keputusan strategis yang diharapkan mampu menciptakan program dan inovasi yang tepat untuk dapat meningkatkan kepuasan pelanggan," sambungnya.
Penggunaan aplikasi MyPertamina yang terintegrasi dengan LinkAja, kata Rinno, khususnya terkait kenyaman dan keamanan dalam transaksi elektronik apakah sudah terjamin.
"Bagaimana kaitannya dengan RUU data pribadi (RUU PDP) yang belum disahkan karena masih adanya perbedaan pendapat antara pemerintah dan DPR? itu terkait kedudukan lembaga otoritas pengawasan dan perlindungan data pribadi (3 Sept 2021) yang ada saat ini, aturan soal perlindungan data pribadi di era digitalisasi dituangkan dalam bentuk peraturan menteri (Permen) No. 20 Tahun 2016 ditetapkan 7 November 2016 bagaiman, yang berlaku 1 Desember 2016," terang pria berdarah Ternate Jawa ini.
Rinno pun meminta pemerintah untuk menjelaskan urgensi penggunaan aplikasi MyPertamina bagi masyarakat pengguna BBM bersubsidi.
BACA JUGA:
Kata Hendy, KPK Sudah Periksa Pejabat Bank Mandiri Medan dan PT. Bintang Cosmos
"Pengaturan quota yg diberikan, mekanisme registrasi pendaftaran apabila tidak sesuai identifikasi kepemilikan kendaraan bermotornya bagaimana? dan transaksi elektronik di dalamnya, apakah sudah terjamin nyaman dan keamanannya?" katanya.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Peneliti USU Menuju Mesin Diesel Ramah Lingkungan
Kejari Tebingtinggi Tetapkan 2 Tersangka Korupsi BBM Lingkungan Hidup, Bendahara Langsung Ditahan
BBM Solar Subsidi Wak Uteh Jadi Sorotan di Polda Sumut, Lokasi Pernah Digerebek Tetap Terus Beroperasi
BBM Langka di Medan, Pertamina Tidak Siap Hadapi Krisis Timur Tengah, Sahkan RUU Migas
Mantan Pejabat Pemko Medan Daftar MyPertamina Untuk Dapat Barcode Ditolak
Afriansyah Noor Dorong Penguatan Hubungan Industrial dan Peran Serikat Pekerja dan Forkomda BUMN
Komentar