Tunda IPO, Bank Sumut Atur Timeline Baru untuk Optimalkan Penawaran Umum
Redaksi - Selasa, 31 Januari 2023 11:09 WIB
Poto: Istimewa
Bank Sumut
drberita.id | PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara atau Bank Sumut memutuskan untuk menunda proses penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), seiring dinamika yang terjadi di Pasar Modal.
Untuk diketahui, proses IPO Bank Sumut sudah memasuki tahap penawaran awal (book building) yang berlangsung mulai 5 hingga 18 Januari 2023.
Corporate Secretary Bank Sumut Agus Condro Wibowo (ACW) mengatakan keputusan penundaan tersebut diambil perseroan bersama dengan Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan seluruh profesi penunjang.
"Saat ini, Bank Sumut tengah mengatur timeline baru untuk jadwal IPO guna mengoptimalkan penawaran umum perdana saham," ungkap ACW dalam keterangan persnya, Selasa 31 Januari 2023.
Agus mengemukakan, perseroan tetap berkomitmen untuk melanjutkan proses IPO dalam rangka mencapai tujuan jangka panjang dan ekspansi bisnis.
BACA JUGA:
Kelebihan Bayar KMK Proyek Rp 2,7T Sumut Jadi Perhatian KPK
"Kinerja Bank Sumut tetap tumbuhsepanjang tahun 2022, Bank Sumut berhasil membukukan kinerja yang mengesankan. Pada akhir Desember 2022, perseroan mencatatkan modal inti sebesar Rp 4,5 triliun," sambungnya.
Bank Sumut juga sukses membukukan laba bersih sekitar Rp 706 miliar pada 2022 (belum diaudit), atau tumbuh 15,15% secara tahunan (Year on Year/YoY). Adapun pada 2023, manajemen Bank Sumut memproyeksikan perolehan laba bersih sedikitnya Rp 800 miliar.
Sementara itu, lanjut ACW, kredit yang disalurkan perseroan tercatat melesat sebesar 10,58% per akhir Desember 2022, dengan total outstanding mencapai Rp27,85 triliun (belum diaudit). Seiring pertumbuhan penyaluran kredit, Bank Sumut berhasil menjaga kualitas kredit.
BACA JUGA:
F1 Powerboat Danau Toba Butuh Perbaikan Infrastruktur dan Kultur
"Ini tercermin pada rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL Net belum diaudit) yang berada di level 1,21% atau membaik dari tahun buku 2021 sebesar 1,80%," jelasnya.
"Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun Bank Sumut selama tahun 2022 mencapai Rp31,9 triliun (belum diaudit). Capaian ini meningkat sekitar 3,01% YoY. Produk tabungan dan giro tercatat mendominasi komposisi dana pihak ketiga hingga 60%," tutup ACW.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Masyarakat Kota Binjai Sudah Bisa Bayar Tagihan Air Melalui Ponsel
Setelah Eksir Mundur, Pemprovsu Buka Pendaftaran Calon Direksi Bank Sumut, 3 Jabatan Direktur Kosong
Direktur Kepatuhan Bank Sumut Eksir Mundur
Manasik Haji Akbar, Dahnil Simanjuntak: Unit Usaha Syariah Bank Sumut Tunjukan Kemajuan
RUPS: Bank Sumut Masih Kurang Rp. 800 Miliar Untuk Target Regulator Menuju Modal Inti 2029
Dirut Bank Sumut: Manasik Haji Akbar Tahun 2026 Diikuti 1.661 Peserta
Komentar