PeopleMath Executive Seminar di USU Bahas Paradigma Baru Membangun SDM Unggul

Redaksi - Kamis, 16 Juli 2026 23:41 WIB
PeopleMath Executive Seminar di USU Bahas Paradigma Baru Membangun SDM Unggul
Poto: Istimewa
Universitas Sumatera Utara (USU) bekerjasama dengan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (IKAFEBUSU) menggelar PeopleMath Executive Seminar.
drberita.id -Universitas Sumatera Utara (USU) bekerjasama dengan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (IKAFEBUSU) menggelar PeopleMath Executive Seminar di Aula Serbaguna Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USU, Kamis (16/7/2026).

Seminar bertajuk "Jalan Baru Membentuk Manusia Unggul untuk Keberlanjutan Kinerja Organisasi" tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi.

Di antaranya para dekan, ketua program studi, sekretaris program studi, guru besar di lingkungan USU, serta pimpinan perguruan tinggi swasta se-Kota Medan.

Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin hadir sebagai keynote speaker, sementara seminar menghadirkan Agus Dwi Handaya, penulis buku PeopleMath sekaligus Ketua Umum IKAFEBUSU.

Kemudian, Guru Besar yang juga Dekan Fakultas Psikologi Prof. Dr. Vivi Gusrini Rahmadani M.Sc, MA, Psikolog, sebagai narasumber.

Seminar mengangkat pentingnya membangun sumber daya manusia sebagai fondasi utama keberlanjutan organisasi. Di tengah meningkatnya capaian publikasi ilmiah, akreditasi, dan perkembangan teknologi, peserta diajak merefleksikan kembali apakah kualitas manusia, keberanian mencari kebenaran, integritas, dan kedewasaan lulusan turut berkembang seiring berbagai pencapaian institusi.

Dalam pemaparannya, Agus Dwi Handaya memperkenalkan konsep PeopleMath, sebuah pendekatan yang menempatkan manusia sebagai inti pembangunan organisasi. Menurutnya, organisasi tidak cukup hanya mengejar target kinerja, tetapi juga harus mampu menciptakan individu yang bertumbuh secara utuh.

"Keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari angka-angka kinerja, tetapi juga dari sejauh mana organisasi mampu membentuk manusia yang produktif, berkarakter, bahagia, dan menemukan makna dalam pekerjaannya," ujar Agus.

Ia menambahkan, produktivitas dan kebahagiaan bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Keduanya justru harus berjalan beriringan agar organisasi mampu bertahan dan terus berkembang menghadapi perubahan.

Sementara itu, Prof. Vivi Gusrini Rahmadani menyoroti pentingnya workplace well-being sebagai fondasi produktivitas yang berkelanjutan.

Menurutnya, organisasi perlu membangun lingkungan kerja yang sehat agar setiap individu dapat berkembang secara optimal.

"Lingkungan kerja yang sehat, kepemimpinan yang suportif, serta penguatan sumber daya personal merupakan faktor penting dalam meningkatkan keterlibatan kerja dan kinerja organisasi," kata Vivi.

Seminar tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran buku PeopleMath yang menawarkan perspektif baru mengenai pembangunan organisasi berbasis manusia.

Buku tersebut mengangkat gagasan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh sistem dan strategi, tetapi juga oleh kemampuan organisasi dalam membangun kualitas manusia di dalamnya.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru