Diam-diam Jumpai Warga, PT. Universal Gloves Diprotes Kuasa Hukum Hingga Polda Sumut Didemo Wartawan

Redaksi - Rabu, 15 Oktober 2025 17:04 WIB
Diam-diam Jumpai Warga, PT. Universal Gloves Diprotes Kuasa Hukum Hingga Polda Sumut Didemo Wartawan
Poto: Istimewa
Utusan PT. Universal Gloves temui warga yang protes akibat terdampak cangkang buah kelapa sawit.
drberita.id -Sikap PT. Universal Gloves yang mengutus perwakilannya mendatangi para warga sangat tidak etis dilakukan secara sepihak. Seperti ada unsur "belah bambu" agar lepas dari proses hukum yang telah dilaporkan warga ke Polda Sumut.

Akibat sikap PT. Universal Gloves tersebut, Kuasa Hukum Warga Riki Irawan SH MH menilai ada indikasi niat tidak baik dari perusahaan pembuatan sarung tangan tersebut kepada warga.

"Ada baiknya PT. Universal Gloves tidak langsung menemui warga di luar pengetahuan saya. Sampai detik ini saya adalah penasehat hukum warga yang sedang menjalani proses tuntutan dari dampak dan akibat aktivitas gudang cangkang mereka. Secara prosedural apapun bentuk komunikasi yang hendak dibangun PT. Universal Gloves kepada warga, seharusnya melalui saya selaku kuasa hukum warga," tegas Riki Irawan kepada wartawan, Rabu 15 Oktober 2025.

Riki menganggap sikap dan cara PT. Universal Gloves tersebut sangat berbahaya, karena berindikasi dapat memecah belah dan menimbulkan rasa saling curiga di antara sesama warga yang berdomisili di Dusun I, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Delisersang.

Warga tadinya sudah bersepakat untuk menuntut hak hidup normal kepada PT. Universal Gloves yang dianggap selama ini mengganggu aktivitas kehidupan mereka.

"Sekarang setelah kejadian dan ini viral di media sosial, diam diam PT. Universal Gloves mendatangi warga dan memberikam bantuan, tu kan tidak etis mereka lakukan. Secara hukum mereka harusnya berbicara ke saya, bukan diam diam mencari simpati ke warga," ujar Riki.

Kejadian ini merupakan kelanjutan aksi warga yang berdomisili di Dusun I, Patumbak Kampung, yang merasa resah dengan keberadaan gudang penyimpanan dan pengolahan cangkang buah kepala sawit milik PT. Universal Gloves di tengah pemukiman warga di antara Gang Listrik dan Gang Sahabat.

Sempat terjadi cekcok antara warga yang geram dengan pihak sekuriti dan karyawan PT. Universal Gloves, yang berujung dilaporkannya beberapa warga ke Polsek Patumbak.
Karena warga tidak puas, akhirnya mereka berunjukrasa pada Senin, 6 Oktiber 2025, dimana terjadi insiden intimidasi dan pemukulan terhadap dua wartawan yang sedang meliput.

Hari ini, Rabu 15 Oktober 2025, belasan wartawan berunjukrasa di Kantor Polda Sumut, menuntut penangkapan terhadap oknum oknum PT. Universal Gloves yang melakukan intimidasi dan pemukulan terhadap wartawan.

Sementara, menurut kesaksian beberapa warga Dusun I, Desa Patumbak Kampung, Deliserdang, pada Selasa 14 Oktober 2025, HA yang diketahui seorang karyawan PT. Universal Gloves bersama mandor perusahaan HAR, mendatangi rumah warga yang terdampak aktivitas gudang penyimpanan dan pengolahan cangkang buah kelapa sawit PT. Universal Gloves.

Seorang warga berinisial SB mengatakan, saat mampir di rumahnya HAR (mandor) sempat memeriksa bagian kamar yang rusak. Adapun kerusakan diduga karena aktivitas alat alat berat dugang penyimpanan dan pengolahan cangkang buah kelapa sawit yang memang berada disebelah rumah SB.

Kerusakan itu juga merupakan bagian keluhan warga yang berujukrasa di PT. Universal Gloves. Selain SB, ada juga beberapa rumah warga lainnya yang mengalami kerusakan yang sama.

Selain berbicara dengan SB, utusan PT. Universal Gloves HA dan Har juga sempat berbicara dengan warga lainnya yaitu MRB dan SHB.
Hanya saja saat warga bertanya kepada HA, apakah sudah ada solusi atas keluhan warga saat berdemo di PT. Universal Gloves? HA hanya menjawab dirinya cuma pekerja dan tidak dapat membuat keputusan.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru