Kasus Perselingkuhan Oknum Polisi dan Istri Anggota DPRD Langkat Jadi Momentum Pembenahan Institusi Polri
drberita.id -Kasus perselingkuhan oknum polisi Aipda ES, Polsek Stabat dengan MD, istri anggota DPRD Langkat telah mencoreng citra kepolisian dan menampar kehormatan lembaga legislatif.
Ariswan, Koordinator Presidium Rakyat Membangun Peradaban (PERMADA) pun mendesak Propam Polres Langkat segera menjatuhkan sanksi tegas kepada Aipda ES tanpa pandang bulu.
Mengacu pada Undang Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri, dan Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2016 tentang Penyelesaian Pelanggaran Disiplin Anggota Polri.
"Institusi Polri harus bersih, profesional, dan berintegritas. Jika seorang anggota terbukti melakukan pelanggaran berat, apalagi yang menyangkut kehidupan pribadi pejabat publik, maka penegakan hukum internal harus dilakukan dengan serius dan transparan," ujar Ariswan, Minggu 13 Oktober 2025.
Tak hanya mendesak penindakan dari internal Polres Langkat, Ariswan juga meminta Komisi I DPRD Langkat segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP).
Ia juga menyarankan Kapolres Langkat dan Kasi Propam Polres Langkat dipanggil untuk memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik, demi menjaga kredibilitas lembaga legislatif di tengah publik.
"Ini bukan semata persoalan pelanggaran disiplin individu, tetapi telah menyentuh marwah seorang wakil rakyat. Kehormatan pejabat publik tidak bisa dibiarkan terinjak hanya karena ulah segelintir oknum," tegas Ariswan.
Kasus perselingkuhan oknum polisi dan istri wakil rakyat Kabupaten Langkat harus menjadi momentum pembenahan institusi Polri dan menjadi pelajaran penting etika profesi.
Ariswan menekankan bahwa penegakan hukum yang selektif hanya akan melahirkan ketidakpercayaan publik yang berbahaya bagi demokrasi dan ketertiban sosial.
"Jangan sampai masyarakat menganggap hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Kami, dari PERMADA, akan terus mengawal kasus ini agar menjadi preseden baik bagi penegakan etik dan hukum di republik ini. Kami juga meminta Kadiv Propam Mabes Polri dan Kabid Propam Polda Sumut atensi terhadap kasus perselingkuhan oknum polisi Aipda ES Polsek Stabat," tutup Ariswan.
Antrean Panjang Kendaraan di SPBU Tunjukan Sistem Distribusi BBM Solar Perlu Dievaluasi
Maximus Sone dan Forum Pemuda NTT Laporkan Kompol Yunus Tarigan ke Propam Polri
Sumut Krisis Listrik, Nasib Dirut PLN Darmawan Prasodjo Ditentukan RUPS 15 Juni
125 Calon PMI Dapat Pemahaman Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air dari Densus 88 Anti Teror
Istri dan Anak Tertahan di RSUD Pirngadi Medan, Freddy Temui Dodi Simangunsong