Lapas Labuhan Ruku Razia Dadakan Kamar Hunian Temukan Barang Terlarang

Isu Negatif Peredaran Narkoba dan Penipuan Online
Redaksi - Kamis, 25 Mei 2023 16:21 WIB
Lapas Labuhan Ruku Razia Dadakan Kamar Hunian Temukan Barang Terlarang
Poto: Istimewa
Razia kamar WBP Lapas Labuhan Ruku.
drberita.id -Menindaklanjuti isu negatif di Lapas/Rutan seluruh Indonesia menjadi lokasi peredaran narkoba dan penipuan online, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku bergerak cepat melakukan razia ke kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Razia kamar WBP sebagai upaya deteksi dini pencegahan agar tidak terjadi peredaran narkoba dan penipuan online di Lapas Labuhan Ruku

Penggeledahan dipimpin langsung Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Akmalun Ikhsan didampingi Karupam. WBP yang berada di dalam kamar, secara bergantian diminta untuk keluar. Beberapa petugas melakukan pemeriksaan terhadap badan dan pakaian yang dikenakan. Petugas juga melakukan penggeledahan disetiap kamar.

Kepala KPLP Akmalun Ikhsan menjelaskan bahwa penggeledahan tersebut berjalan dengan aman dan tertib. Rutinitas razia kamar hunian WBP dilakukan minimal 2 kali dalam seminggu. Meskipun pihaknya lebih banyak melakukan tindakan pemeriksaan dadakan atau insidentil.

"Kegiatan itu dilakukan baik secara rutin maupun insidentil, guna mencegah masuknya barang barang terlarang dan untuk menciptakan kondisi aman dan tertib," ungkap Akmalun.

Selain langsung ke kamar hunian, petugas juga menyisir lorong lorong yang diduga tempat persembunyian barang barang larangan.

Hasil dari razia mendapatkan 3 unit hape, 2 headset, sendok besi, pisau cukur, gunting, mancis 7, dan kartu remi 2 set.

Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, EP Prayer Manik menambahkan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk deteksi dini sekaligus melihat langsung kondisi kamar hunian warga binaan pemasyarakatan.

EP Prayer Manik juga mengingatkan kepada para petugas untuk tetap melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab, sehingga keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

"Lapas Labuhan Ruku akan terus berupaya mencegah dan memberantas narkotika serta WBP yang melakukan penipuan online. Ini sebagai komitmen untuk mewujudkan Zero Halinar dan P4GN," tutup Manik.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru