Suami Dianiaya Hingga Terkapar, Istri Desak Polsek Medan Timur Tangkap Pelaku A Sin

Dipukul Benda Tumpul Besi
Redaksi - Sabtu, 23 September 2023 11:22 WIB
Suami Dianiaya Hingga Terkapar, Istri Desak Polsek Medan Timur Tangkap Pelaku A Sin
Poto: Istimewa
A Sin
drberita.id -Tidak terima suaminya dianiaya, Silviany desak Polsek Medan Timur segera menangkap pelaku yang masih berkeliaran sampai saat ini. Korban kini masih di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Silviany mengatakan suaminya Buyung sudah sepekan berada di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, sejak 13 September 2023.

Awalnya, cerita Silviany, pelaku Fs alias A Sin bersama istrinya datang ke rumah orang tuanya di Jalan Mandong Lubis No. 55, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan.

Korban yang merupakan warga Komplek Perumahan Cemara Asri, ini menasehati istri A Sin yang sering menekan mental adiknya yang fisiknya memerlukan perhatian khusus.

"Pemicunya karena suami saya berniat memberikan nasehat kepada istri A Sin yang sering memberikan tekanan mental kepada adik suami saya, yang fisiknya memerlukan perhatian khusus," kata Silvi di Rumah Sakita Bhayangkara Medan, Kamis 21 September 2023.

Namun niat baik korban tidak diterima, dan tiba tiba pelaku A Sin langsung main pukul ke korban. Pelaku menganiaya korbab pakai benda tumpul besi berwarna silver yang diambilnya dari dalam mobil.

"Suami saya dipukul kepalanya dua kali, bokong satu kali, kaki tiga kali, dan saat itu suami saya menghindar dengan lari ke kerumunan warga untuk minta pertolongan. Suami saya terus dikejar A Sin, dan seorang warga berteriak berusaha menghentikan A Sin," kata Silvi.

Akibat terkena pukul benda tumpul besi, korban tergeletak di Jalan Indrapura tak sadarkan diri. Warga sekitar lokasi yang mengetahu kangasung berteriak menghentikan A Sin menganiaya korban yang sudah tak berdaya.

"Setelah itu, A Sin pun dipanggil istrinya ke dalam mobil dan pergi tancap gas meninggalkan suami saya yang tergeletak tak sadarkan diri," jelas Silviyani.

Bersama dengan keluarganya, Silviyani kemudian membuat laporan ke Polsek Medan Timur, setelah membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Korban diopname mulai dari 13 September 2023, sampai dengan saat ini.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru