Persatuan Batak Islam Dukung Program Wisata Halal Jokowi
ilustrasi
Logo PIB.
DRberita | Pro dan kontra soal wisata halal di Danau Toba, yang sempat menyedot perhatian publik harus segera disikapi dengan arif dan bijaksana. Presiden Joko Widodo harus segera meresmikan wisata halal di seluruh destinasi wisata Indonesia.
"Seperti halal Park di Gelora Bung Karno yang diresmikan Jokowi beberapa waktu yang lalu, kita juga minta presiden melakukannya di Danau Toba," ungkap Ketua Bidang Informasi DPW Persatuan Batak Islam (PBI) Sumut Arief Tampubolon kepada wartawan di Medan, 7 September 2019.
PBI Sumut, kata Arief, mendukung penuh program wisata halal yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara datang ke Indonesia, khususnya ke Danau Toba.
"Soal pro dan kontra kemarin itu kita sudahi saja, ini soal pembangunan dan kemajuan negara dan daerahnya. Wisata halal kan ada maksudnya, bukan asal presiden membuat progam wisata itu. Pasti presiden sudah mempertimbangkan hal-hal positifnya. Sama seperti wisata halal Park yang diresmikan. Dan di negara-negara yang wisatanya sudah cukup mapan pun ada wilayah-wilayah yang memudahkan wisatawan muslim untuk makan dan minum serta melaksanakan sholat. Itu saja, tidak lebih dari itu," tegas Arief.
Menurut Arief, wisata halal yang dimaksud dipastikan tidak akan mengurangi kearifan lokal, budaya atau ciri khas daerah. Justru hal ini harus dijaga dan dilestarikan sama-sama, sesama warga Batak. Agar ada daya tarik lainnya di samping keindahan alamnya yang begitu indah dan mempesona seperti kepingan surga, akan menambah warna dan ragam yang ada di Danau Toba.
"Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan kan sudah ngomong, katanya, tak perlu diributi wisata halal di Danau Toba. Makanya itu PBI Sumut mengaja semua masyarakat Sumatera Utara khususnya saudara-saudara saya di Tano Batak untuk menerima program presiden Jokowi ini," serunya.
"Seperti halal Park di Gelora Bung Karno yang diresmikan Jokowi beberapa waktu yang lalu, kita juga minta presiden melakukannya di Danau Toba," ungkap Ketua Bidang Informasi DPW Persatuan Batak Islam (PBI) Sumut Arief Tampubolon kepada wartawan di Medan, 7 September 2019.
PBI Sumut, kata Arief, mendukung penuh program wisata halal yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara datang ke Indonesia, khususnya ke Danau Toba.
"Soal pro dan kontra kemarin itu kita sudahi saja, ini soal pembangunan dan kemajuan negara dan daerahnya. Wisata halal kan ada maksudnya, bukan asal presiden membuat progam wisata itu. Pasti presiden sudah mempertimbangkan hal-hal positifnya. Sama seperti wisata halal Park yang diresmikan. Dan di negara-negara yang wisatanya sudah cukup mapan pun ada wilayah-wilayah yang memudahkan wisatawan muslim untuk makan dan minum serta melaksanakan sholat. Itu saja, tidak lebih dari itu," tegas Arief.
Menurut Arief, wisata halal yang dimaksud dipastikan tidak akan mengurangi kearifan lokal, budaya atau ciri khas daerah. Justru hal ini harus dijaga dan dilestarikan sama-sama, sesama warga Batak. Agar ada daya tarik lainnya di samping keindahan alamnya yang begitu indah dan mempesona seperti kepingan surga, akan menambah warna dan ragam yang ada di Danau Toba.
"Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan kan sudah ngomong, katanya, tak perlu diributi wisata halal di Danau Toba. Makanya itu PBI Sumut mengaja semua masyarakat Sumatera Utara khususnya saudara-saudara saya di Tano Batak untuk menerima program presiden Jokowi ini," serunya.
Harapan PBI, kata Arief, wisata halal Danau Toba segera diresmikan Presiden Jokowi dalam waktu dekat ini. "Kita doakan pak Jokowi kembali datang ke Sumut dan meresmikan wisata halal di Danau Toba," katanya. (art/drb)
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
USU dan BTN Bahas Pengelolaan Sampah di Sekitar Danau Toba
Finalisasi Panitia: 1.015 Pelari dari 34 Negara Ikut Trail of The Kings 2026 di Samosir Danau Toba
33 Negara Ramaikan Lari Lintas Alam Internasional Trail of the Kings - Jejak Para Raja Batak di Danau Toba
Yonge Sihombing dan Duta Besar Rusia Bahas Buku Prabowonomics dan Investasi di Tapanuli-Danau Toba
Tiga Tugas Penting Toba Caldera adalah Konservasi, Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Semburan Lumpur Rianiate, Akibat Tekanan Formasi
Komentar