Ceramah: UAS Ingatkan Sedekah di Masjid Agung Medan
Artam - Selasa, 20 Agustus 2019 20:27 WIB
drberita/istimewa
UAS ceramah di Masjid Agung Medan.
DRBerita | Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam cerahmanya menyampaikan bahwa kekuatan sedekah akan banyak membawa kebaikan dan kesejahteraan bagi umat manusia. Apalagi yang diberikan menurutnya, tidak membuat seseorang menjadi miskin atau kekurangan. Bahkan akan menerima yang jauh lebih besar dari arah yang tidak disangka.
"Nanti orang akan bernaung di bawah sedekah. Karena kalau ada uang kita Rp 1 juta, disumbangkan Rp 100.000. Yang dibawa mati itu yang Rp 100.000, sisanya tinggal di dunia. Makanya jangan takut tak dapat rezeki," kata UAS di Masjid Agung Medan, Selasa 20 Agustus 2019.
Selain itu, UAS juga menyinggung persatuan dan kesatuan yang ada di umat Islam. Sebab jika diibaratkan seperti tiang masjid yang kokoh, maka di dalamnya terdapat besi, batu, pasir dan semen.
Kesemuanya itu tidak terlihat dari luar, namun bersatu bersama menjadi sebuah penyangga gedung.
"Kalau ada tiang, pasti besinya tak nampak. Itulah Gubernur dan Wakil Gubernur kita ini, tidak kelihatan, tetapi mereka punya kekuasaan. Begitu juga batu dan pasir, bagaimana bisa bersatu. Itulah peran ulama yang mempersatukannya. Perekatnya adalah ulama," jelas UAS.
"Nanti orang akan bernaung di bawah sedekah. Karena kalau ada uang kita Rp 1 juta, disumbangkan Rp 100.000. Yang dibawa mati itu yang Rp 100.000, sisanya tinggal di dunia. Makanya jangan takut tak dapat rezeki," kata UAS di Masjid Agung Medan, Selasa 20 Agustus 2019.
Selain itu, UAS juga menyinggung persatuan dan kesatuan yang ada di umat Islam. Sebab jika diibaratkan seperti tiang masjid yang kokoh, maka di dalamnya terdapat besi, batu, pasir dan semen.
Kesemuanya itu tidak terlihat dari luar, namun bersatu bersama menjadi sebuah penyangga gedung.
"Kalau ada tiang, pasti besinya tak nampak. Itulah Gubernur dan Wakil Gubernur kita ini, tidak kelihatan, tetapi mereka punya kekuasaan. Begitu juga batu dan pasir, bagaimana bisa bersatu. Itulah peran ulama yang mempersatukannya. Perekatnya adalah ulama," jelas UAS.
Di akhir majelis, UAS menutup dengan doa agar Sumut sebagai tanah kelahirannya, menjadi provinsi yang bermartabat, baldatun, thayyibatun warobbun ghafur. (art/drc)
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Pemuda Pancasila Borong Dagangan UMKM Jadi Takjil Untuk Pengendara Jalankan Ibadah Puasa
FOZ Sumut Berbuka Puasa Bersama: Bahas Perkembangan Zakat di Bulan Ramadan
Pegawai Bank Sumut Buka Puasa Bersama, Dirut Heru: Kegiatan ini Bukan Sekadar Rutinitas Tahunan
Terdakwa Narkoba Tanjungbalai Dipindahkan ke Lapas Pematangsiantar, Kuasa Hukum Protes
Kuasa Hukum Warga dan Wartawan Minta Polsek Patumbak Profesional Jalankan Perintah Kombes Calvijn
Kuasa Hukum Terdakwa Narkoba Ungkap Kompol DK Jalani Sidang Kode Etik Propam Polda Sumut
Komentar