Tuntut Tali Asih: Ribuan Nelayan Kepung Pelindo Belawan

Artam - Kamis, 12 September 2019 23:50 WIB
Tuntut Tali Asih: Ribuan Nelayan Kepung Pelindo Belawan
drberita/istimewa
Ribuan nelayan datangi Kantor Pelindo I Belawan.
DRberita | Ribuan nelayan, Kamis 12 September 2019, mengepung Kantor Pelindo I Belawan, Jalan Raya Pelabuhan, terkait ketidaktransparanan pemberian dana tali asih kepada 3.228 orang.

Sedangkan nelayan di Belawan, Medan, yang terdampak reklamasi pembangunan pengembangan Dermaga Pelindo I sebanyak 12.000 orang.

Penanggung jawab aksi Wahyu Kurnia didampingi 11 Korlap Khairuddin Nst (Bagan Deli), Harrys Safii (Labuhan Deli), M. Faisal (Belawan I), Mahmuddin (Palu Kurau), Arliyansyah (Nelayan Ambai), Syahrial Efendi (Nelayan Indah), Awaluddin Nyak (Belawan Bahari), Zulkarnain (Pekan Labuhan), Hermanto (Pulau Sicanang), Umar Dani (Terjun) dan Idham Yonara (Belawan II), menuntut Pelindo I Belawan menepati janji.

Reklamasi pesisir Pantai Belawan untuk pembangunan Dermaga Peti Kemas BICT Belawan, kata Wahyu Kunia berdampak besar bagi masyarakat nelayan yang beraktivitas di pesislr pantai. Hal itu dapat dibuktikan dari menurunnya hasil potensi nelayan sehari-hari.

Alur baru yang dibuat sebagai jawaban pengganti alur yang lama menjadi hambatan dan menambah kost nelayan yang cukup tinggi, dikarenakan jauhnya jarak tempuh ketika nelayan mengoprasikan sampan atau perahu.

Berdasarkan dampak yang dirasakan, nelayan yang tergabung dalam koalisi Masyarakat Nelayan Korban Reklamasi (MNKR) menuntut Pelindo I Belwan segera menyelesaian seluruh persoalan yang terjadi pada masyarakat nelayan.

"Kembalikan alur yang lama, karena alur yang baru tidak efisiensi untuk perlintasan nelayan. Stop reklamasi sebelum persoalan masyarakat nelayan diselesaikan," ujar Wahyu Kurnia.

Aksi nelayan itu kemudian diterima. Pihak Pelindo berjanji melakukan pendataaan ulang mengenai pemberian tali asih kepada nelayan baik yang sudah menerima maupun yang belum.

Setelah median selesai dilakukan, ribuan nelayan kemudian membubarkan diri dalam keadaan aman dan tertib. (art/drc)

SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru