Diguyur Hujan Deras, Jalan di Kota Kisaran Tergenang Air

- Kamis, 09 Juli 2020 00:51 WIB
Diguyur Hujan Deras, Jalan di Kota Kisaran Tergenang Air
Foto: Jalaluddin Sitorus
Kondisi jalan di Kota Kisaran digenangi air seusai hujan turun deras, Rabu 8 Juli 2020.

drberita.id | Diguyur hujan deras selama kurang lebih dua jam, sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, digenangi air, Rabu 8 Juli 2020.

Banjir di jalan tersebut diakibatkan intensitas curah hujan tinggi yang terjadi selama kurang lebih dua jam dan saluran air di parit maupun gorong-gorong yang tak mampu menampung debit air hujan tersebut.


Pantauan DRberita, kendaraan yang melintas di Jalan Cokroaminoto, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Wahidin, Jalan Masmansyur, dan jalan lainnya di Kota Kisaran tampak kesulitan melintasi jalan tersebut. Akibat dari jalan yang tertutup oleh genangan air yang diperkirakan mencapai 30 centimeter atau selutut orang dewasa.

Baca Juga: Wanita Hamil Gerebek Suami Lagi Mesum di Kos-kosan Jalan Tuasan Medan

Zulkifli (50) salah seorang pengendara sepeda motor, merasa khawatir jika kendaraannya mogok saat melintasi jalan di Kota Kisaran. "Bahaya banjir ini bang, bisa mogok kereta (sepeda motor-red) saya, belum lagi lobang jalan," cetus Zulkifli

Sekretaris Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup (LKLH) Asahan Adi Chandra Pranata mengatakan persoalan banjir yang melanda Kota Kisaran akibat guyuran hujan sekira 1 jam menandakan buruknya sistem drainase. Sehingga Pemerintah Kabupaten Asahan harusnya bekerja secara maksimal dalam persoalan banjir di tengah kota.


"Ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Asahan, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD agar tidak tidur, ini bukan masalah sepele, ini merupakan marwah Asahan yang katanya religius, sehat, cerdas, dan mandiri," ujar Chandra.

Baca Juga: Ini Daftar Nama 20 Tersangka Kerusuhan di Mandailing Natal, 1 Orang DPO

Semenatar itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asahan Agus Jaka Putra Ginting mengatakan pihaknya sudah melakukan pengorekan pada drainase untuk mengurangi kondisi banjir, serta mengimbau agar masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.


"Kita tetap melaksanakan pengorekan parit untuk mengatasinya, minimal mengurangi banjir. Mohon juga dukungan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan," kata Agus melalui pesan WhatsApp.


(art/drb)

SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru