Warga Desa Jaring Halus Bersyukur Dapat Bantuah Daging Kurban dari Dompet Dhuafa

- Senin, 11 Juli 2022 16:47 WIB
Warga Desa Jaring Halus Bersyukur Dapat Bantuah Daging Kurban dari Dompet Dhuafa
Poto: Istimewa
Tim dompet dhuafa dan nek Nek Zambiah.
drberita.id | Nek Zambiah sangat terkejut ketika kedatangan tamu dari Dompet Dhuafa. Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, sangat senang karena mendapat daging hewan kurban.

"Saya terkejut dan sangat senang Dompet Dhuafa datang ke rumah saya untuk antarkan daging. Sehari-hari hanya makan nasi pakai air gula tapi sekarang bisa makan daging. Saya mau olah daging ini pakai bumbu kari. Terima kasih Dompet Dhuafa dan para donatur yang sudah kasih daging untuk saya," tutur Zambiah saat disambangi di kediamannya pada Minggu 10 Juli 2022.

Nek Zambiah yang beberapa waktu lalu menarik perhatian tim Dompet Dhuafa karena hanya mampu mengkonsumsi nasi dengan air gula. Namun kini Nek Zambiah bisa merasakan nikmatnya hidangan daging kurban melalui program THK 2022 di Desa Jaring Halus.
Beberapa waktu lalu saat tim Dompet Dhuafa mendatangi kediaman Nek Zambiah, dan sangat terkejut ketika melihat mereka sekeluarga hanya makan dengan nasi dengan air gula. Hal ini terjadi lantaran penghasilan yang didapatkan Nek Zambiah untuk menghidupi keluarganya jauh dari kata cukup.
BACA JUGA:
Edy Lantik 11 Pejabat Eselon II, Berikut Daftar Namanya
Di Hari Raya Idul Adha ini Nek Zambiah sangat bersyukur bisa merasakan lezatnya olahan daging kurban bersama keluarganya. Tentu hal ini adalah kesempatan yang sangat jarang dirasakan olehnya selama ini.
Raut wajah bahagia terpancar dari Nek Zambiah sekeluarga saat menjelaskan apa yang akan dilakukan dengan daging kurban tersebut. "Nanti mau saya olah dengan bumbu kari, kalian harus coba, kemarin kan sudah coba makan nasi pakai air gula bersama ibu, sekarang harus coba kari buatan ibu," ajaknya sambil tersenyum.

Hangatnya kebahagiaan bercampur haru menyelimuti suasana rumah Nek Zambiah yang terbuat dari kayu di atas endapan lumpur. Dilihat secara sekilas memang kondisi rumah Zambiah jauh dari kata layak, lantai papan yang bergoyang ketika melangkah dan cahaya matahari masuk melewati lubang lubang dinding kayu. Belum lagi atap yang bocor ketika hujan menerpa menambah keprihatinan Nek Zambiah dan keluarga.
BACA JUGA:
Datang ke Medan, Jokowi Diminta Selesaikan Konflik Lahan Sei Mencirim dan Simalingkar
"Maaf rumah kami memang begini adanya, sudah banyak yang harus diperbaiki tapi belum ada biaya. Belum lagi saat hujan ini bocor semua dari atap," jelasnya kepada tim Dompet Dhuafa.
Distribusi hewan kurban para donatur Dompet Dhuafa yang menyasar hingga ke pelosok negeri membuat Nek Zambiah dan masyarakat Desa Jaring Halus bersukacita merayakan Hari Raya Idul Adha.

Akses yang hanya bisa dilalui menggunakan kapal menyusuri muara membuat distribusi kurban sangat jarang dirasakan masyarakat Desa Jaring Halus. Namun kehadiran Dompet Dhuafa membawa kebahagiaan Idul Adha tak terkecuali bagi Zambiah dan keluarga.

SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru