Banjir di Kota Medan, Prof Muryanto Ajak Sivitas Akademika Ikut Peduli
Redaksi - Minggu, 30 November 2025 18:24 WIB
Raden Armand
Rektor USU Prof. Muryanto Amin, SSos., M.Si.,
drberita.id -Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Medan meninggalkan dampak serius bagi masyarakat, termasuk sivitas akademika Universitas Sumatera Utara (USU).
Merespons kondisi tersebut, Rektor USU Prof. Muryanto Amin, SSos., M.Si., meminta Direktorat Prestasi Mahasiswa dan Hubungan Kealumnian USU memulai pendataan resmi untuk memberikan bantuan bagi dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang terdampak, Minggu (30/11/2025).
Dalam pengumuman yang disampaikan kepada seluruh sivitas akademika, USU menguraikan tiga kategori tingkat kerugian yang menjadi acuan pendataan, yakni:
1. Korban dengan Kerugian Ringan:
Korban yang mengalami gangguan hidup, tetapi tidak kehilangan aset yang membuat fungsi hidupnya lumpuh. Biasanya meliputi:
• Rumah rusak ringan (atap bocor, dinding sebagian rusak).
• Perabot rusak kecil.
• Kerusakan lahan pertanian yang masih dapat dipulihkan tanpa biaya besar.
• Kehilangan pendapatan sementara (misalnya tidak bisa bekerja 1–3 hari).
2. Korban dengan Kerugian Sedang
Gelombang kerugian mulai menggoyang kestabilan hidup, tetapi belum sampai meruntuhkan seluruh tumpuan. Biasanya mencakup:
• Rumah rusak sedang (struktur tidak roboh tetapi tidak layak huni).
• Kerusakan aset produktif: mesin UMKM, kios, ternak kecil, sarana transportasi ringan.
• Lahan pertanian/perikanan rusak signifikan.
• Kehilangan pendapatan harian/pekanan dalam jangka menengah.
3. Korban dengan Kerugian Berat
Ini kategori kritis—kerusakan menghantam pusat kehidupan. Biasanya meliputi:
• Rumah rusak berat atau roboh total.
• Hilangnya aset produktif utama (warung, bengkel, alat usaha besar, ternak besar).
• Kerusakan total sawah/kebun/kolam yang menjadi sumber utama nafkah.
• Korban luka berat, disabilitas, atau kematian dalam keluarga.
• Hilangnya identitas, dokumen penting, tabungan, dan cadangan pangan.
USU mengimbau seluruh dosen, tendik, dan mahasiswa yang terdampak untuk mengisi formulir pendataan melalui tautan:
Data yang terkumpul akan menjadi dasar penyaluran bantuan dan dukungan lanjutan.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen USU untuk memastikan setiap anggota sivitas akademika memperoleh perhatian dan dukungan di tengah situasi bencana.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Bobby Nasution dan Rico Waas Serupa Tapi Tak Sama Mimpin Kota Medan
Masalah Banjir Rob di Belawan Tidak Kunjung Tuntas Bisa Picu Pemekaran Medan Utara
Hadirkan Muhammad Furqan Alfaruqiy Bahas Soal Strategi USU untuk Masa Depan Bangsa
Berobat ke Luar Negeri, GPA: Walikota Sebut Layana Kesehatan di Kota Medan Sudah Sangat Bagus
GPA Minta Tito Karnavian Tindak Tegas Walikota Medan Liburan ke Luar Negeri Saat Presiden Resmikan 1.061 KDMP
Datang ke Kota Medan, Raffi Ahmad Optomis Gedung Bersejarah Warenhuis Bakal Jadi Ikon Baru Kreativitas
Komentar