Calon Mahasiswi USU Naffa Bertemu Rektor dan Pastikan Batal Mundur dari Perkuliahan
Armand - Senin, 27 Mei 2024 16:49 WIB
Raden Armand
Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Muryanto dan Calon Mahasiswi USU Naffa Zahra Muthmainnah.
drberita.id -Pascapemberitaan calon mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Sastra Arab USU, Naffa Zahra Muthmainnah yang sempat memutuskan untuk mundur dari perkuliahan dengan alasan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tahun 2024.
Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof Dr Muryanto Amin mengatakan siap membantu Naffa agar bisa tetap kuliah. Karena, belakangan terungkap, Naffa salah melakukan input data.
"Perbaikan data pendaftaran ulang khusus untuk penentuan UKT telah dilakukan dengan prinsip keadilan. USU berkomitmen serta memastikan bahwa tidak akan ada mahasiswa yang gagal kuliah karena ketidakmampuan membayar UKT," ujar Prof Muryanto Amin dalam konferensi pers di Gedung Rektorat USU, Senin (27/5/2024).
Prof Muryanto meminta agar media massa tetap menyampaikan berita secara akurat dan menghindari kesalahan penafsiran di masyarakat, terutama terkait UKT. Menurutnya data Naffa masih bisa disesuaikan sepanjang data yang diberikan tidak ada manipulasi.
"Penyesuaian data mahasiswa akan terus dilakukan. Tim verifikasi UKT USU terus bekerja untuk melakukan penyesuaian data. Bila data-data yang disampaikan benar, maka tak perlu khawatir tim verifikasi akan melakukan pengecekan dan bila benar tidak mampu UKT-nya akan diubah," ujar Prof Muryanto.
Naffa yang menyusul dalam konferensi pers menyatakan keliru ketika melakukan registrasi UKT. Naffa dibantu oleh abangnya yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga mereka.
"Tidak menyangka bisa langsung bertemu dengan Pak Rektor. Tadi juga disemangati untuk terus bisa kuliah di USU dan UKTnya bisa disesuaikan dengan kemampuan Keluarga Naffa," ujar Naffa.
Saat bertemu dengan rektor, Naffa juga menceritakan kronologis ketidaktahuannya dalam melakukan registrasi UKT di USU.
"Jadi minta bantuan sama abang mengisi data-data UKT, waktu ada pertanyaan ingin UKT berkeadilan atau UKT penuh, sama abang langsung diisi UKT penuh, karena kami sama-sama tidak tahu," kata Naffa.
Naffa mengaku masih ingin melanjutkan perkuliahan di USU. Naffa pun mengikuti arahan Prof Muryanto untuk meminta bantuan ke helpdesk UKR di Biro Rektor USU di lantai 1 Gedung Rektorat.
Mendapatkan informasi langsung dari Naffa, Prof Muryanto menyebutkan proses penyesuaian UKT masih terus dilakukan, artinya bukan karena ada kejadian seperti Naffa baru dilakukan.
"Sekali lagi, apabila ada mahasiswa USU yang terkendala UKT-nya, USU memastikan membuka ruang untuk transparansi, ruang komunikasi dibuka selebar-lebarnya agar setiap mahasiswa USU benar-benar mendapatkan UKT yang berkeadilan," ujarnya.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Asta Cita Presiden Prabowo: FABEM Dorong Menkeu Purbaya Siapkan Anggaran Pembangun Penjara Khusus Koruptor
Peminat SNBP 2026 Naik, USU Sediakan 2.614 Kursi
Halal Bi Halal IKAFEB USU: Perkuat Silaturahmi dan Refleksi Kepengurusan
Seminar Nasional Leadership Insight Connection IKAFEB USU: Memimpin Dengan Empati, Membangun Resiliensi
USU Naik Kelas ke Global, Taglinenya “Era of Ultimate Excellence”
Rektor USU Prof Muryanto Lantik Wakil Rektor, Ini Susunannya
Komentar