DDW Resmikan Program Serambi Budaya Tenun Songket Melayu di Batubara
Penerima Manfaat Para Guru
Redaksi - Kamis, 21 September 2023 09:07 WIB
Poto: Istimewa
Program Serambi Budaya Tenun Melayu di Kabupaten Batubara.
drberita.id -Dompet Dhuafa Waspada (DDW) meresmikan program Serambi Budaya Tenun Melayu di Kabupaten Batubara, Rabu 20 September 2023. Program ini merupakan pelestarian budaya yang ada di daerah tersebut.
GM Dakwah Budaya Lingkungan Dompet Dhuafa Herman Budianto mengatakan program ini digagas di berbagai daerah di Indonesia, dengan tujuan untuk melestarikan budaya.
"Program ini bertujuan untuk melestarikan nilai nilai budaya yang ada di Indonesia, agar anak cucu kita tahu tentang nilai budaya ini," ucapnya.
Herman menambahkan program ini juga untuk mengantisipasi terkikisnya budaya di era digital.
"Karena jaman sudah semakin berubah, maka budaya ini juga harus berinovasi, tanpa merubah nilai, tetap bisa pakai dan dikenakan oleh anak anak kita," katanya.
Hadirnya program inipun disambut baik oleh Bupati Batubara Zahir, diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Darwinson Tumanggor mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa.
"Apresiasi luar biasa atas program dari dompet dhuafa ini, karena memang dompet dhuafa sudah sangat sering membantu di sektor pendidikan dan hari ini menyasar ke budaya," ucapnya.
Tentang program ini, Pimpinan Cabang DDW Sulaiman menjelaskan bahwa program ini diberikan kepada sepuluh penerima manfaat. Mereka diseleksi untuk menjadi penerima manfaat yang dilatih selama 3 bulan, serta diberikan modal alat.
Para penerima manfaat, kata Sulaiman juga sengaja dipilih dari kalangan guru sehingga nantinya akan mengajarkan kepada anak didiknya.
"Penerimanya yang dipilih guru guru dengan harapan mereka bisa mengajarkan budaya tenun songket di sekolah tempatnya mengajar," ucapnya.
Wanda Hafniza salah satu penerima manfaat program merasa bersyukur bisa ikut terlibat. Dari awal dirinya memang sudah tertarik dengan budaya kain tenun dari Batubara.
"Makanya saat saya terdaftar itu senang sekali," ungkapnya juga mengkui tujuan utamanya untuk bisa belajar.
"Tentu tujuan utama saya itu bisa belajar dan mudah mudahan bisa membagikan ilmu kain tenun ini ke anak anak, karena jujur, saya tidak terlalu tau tentang sejarahnya apalagi cara pakai alatnya, semoga setelah ini bisa terwujud," tukasnya.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
DDW Kukuhkan Komitmen Awardee YES Angkatan 5 Langkat Lewat Akad dan Pakta Integritas
Bupati Batubara Ingatkan OPD Hingga Kepala Desa Disiplin Kelola Anggaran
Tradisi Harmoni Agama, Budaya, dan Gotong Royong Desa Sambirejo Timur Terus Dilestarikan
Menteri ESDM, BIN dan Kejagung Serius Selidiki Stok Batubara, Kornas Re-LUN: Awas Dirut PLN Itu Licik
Pemkab Batubara Dukung Penanaman Mangrove dan Pemulihan Terumbu Karang
Baru Terpilih Lagi Jadi Dirut PLN, Darmawan Prasodjo Langsung Sebut Kementerian ESDM Soal Krisis Batubara
Komentar