Bacalon Walikota Medan Hadiri Silaturahim Idul Fitri AMIR dan PCNU
drberita.id | Aliansi Masyarakat Islam Rahmatan Lil Alamin (AMIR) bersama PCNU Medan, dan segenap organiasi yang tergabung beserta warga nahdliyin melaksanakan silaturahim dan Idul Fitri 1441 H di Kecamatan Medan Marelan, Kelurahan Terjun, Sabtu 6 Juni 2020.
Silaturahmi Idul Fitri ini turut dihadiri oleh Bakal Calon (Bacalon) Walikota Medan periode 2020-2024 Kombes Pol (Purn) Maruli Siahaan dengan didampingi Ketua GPMS Medan Jimmy Siahaan beserta rombongan.
Acara dikemas sederhana di areal tambak ikan kawasan Kampung Pauh dengan acara memancing, bakar ikan dan makan bersama. Turut hadir Ketua Pejuang Islam Nusantara Agus Rizal Koto, Ketua Badan Koordinasi Pemuda Muslim (Bakopam) Ibnu Hajar, Ketua Mujahid Indonesia, Anwar Saddat Al Idrus.
Kemudian, Ketua Forum Masyarakat Nusantara (Forman) Hendrawan Siregar, Ketua Khobar Peduli Umat M. Rifai Nasution, Ketua Barisan Generasi Kader Gus Dur (Barigade) Zulkarnain, Forum Kerukunan Beragama sekaligus sekjend PIN Ustadz Martono, mantan anggota DPRD Medan Irwan Sihombing, Lancar Siahaan, Anthony Jackson Siahaan, Ketua Generasi Muda Siahaan Jimmy Siahaan, Tokoh Masyarakat Hasan, Cerry, Budi Susanto dan Emil Hardi.
Baca Juga: Kapuspenkum Kejagung RI Tegaskan JPU Harus Laksanakan Perintah Hakim
Bendahara PCNU Kota Medan Zulkarnain yang jadi deklarator Aliansi Masyarakat Islam Rahmatan Lilalamin (AMIR) mengatakan, dalam kondisi saat ini dimana ada musibah Covid-19 dan banyak kendala dihadapi dalam beraktivitas, tapi banyak hadir untuk bersilaturahmi. "Termasuk teman-teman dari generasi muda marga Siahaan yang dikomandoi Pak Maruli Siahaan," kata Zulkarnain.
Dia juga berterima kasih atas kehadiran Maruli Siahaan dan teman-teman serta sejumlah tokoh masyarakat. "Kita kenal Bang Maruli ini orangnya humble, mau bermasyarakat dan suka menyenangkan orang lain. Bukan hanya saat menjelang pilkada, tapi kesehariannya," ujarnya.
Zul menjelaskan, aliansi ini terdiri dari beberapa elemen, mengemban konsep Islam Nusantara, hidup bergandengan tangan walau berbeda agama. "Kita ingin buat 'Medan Nusantara'. Agama dan Nasionalis ketika disatukan, negara saja berdiri apalagi Medan," tegasnya.
Baca Juga: DDW dan BPBD Sumut Canangkan Kebun Pangan Keluarga di 33 Kabupaten Kota
"Beliau (Marulis SIahaan) tidak memandang kalangan suku Batak saja, kalau itu tentu tak mau datang ke tanah Melayu ini. Juga kalau memandang umat Kristiani saja, tak mau bersahabat dengan kita," sambung Zul.
Zul pun menegaskan, Kota Medan ke depan jangan lagi bicara politik identitas. Semua mahluk harus mendapat rahmat. "Kita harap Bang Maruli bersama kawan-kawan aliansi ini merasa nyaman dalam satu perjuangan," katanya.
Sementara itu, Maruli Siahaan mengatakan selama ini dari NU banyak memberi dukungan baik moril maupun materil dan juga memberi solusi-solusi yang terbaik bagi sesama pemeluk agama dalam bingkai NKRI.
"Saya terkesan dengan acara yang sederhana, namun penuh keakraban ini. Mudah-mudahan apa yang kita harapkan bersama tercapai. Termasuk soal pemimpin Kota Medan ke depan, siapapun yang terpilih nanti harus kita dukung, yang penting semangatnya membangun," katanya.
Baca Juga: Pantai Putih Boting di Asahan Kembali Ramai Dikunjungi
Sambil bergurau Maruli mengatakan "Kita buatlah ini komunitas Siahaan-NU. Ke depan kita terus berkolaborasi dan terus saling tukar pikiran demi mewujudkan harapan bersama". Acara ditutup dengam membacakan doa oleh Ustadz Agus Rizal. (art/drb)
Tim Hukum Ridha-Rani Kantongi Identitas Pelaku Perusakan APK Paslon 02 Pilkada Medan
Pilkada Medan dan Pilgubsu Kurang Menarik, Ini Penyebebnya
Pensiunan PNS Dinas Perhubungan Sumut Disebut Pengatur Proyek APBD Pemko Binjai
JMM Demo Dugaan Korupsi Covid-19 di Pilkada Medan
Nasir Panggabean: 9 Desember Bersama Kita ke TPS Coblos Nomor 1 Akhyar Salman