Di Tengah Wabah Corona, Guru TKS Madina Belum Terima Honor 6 Bulan
istimewa
Kantor Dinas Pendidikan Madina
DRberita | Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta agar segera membayar honor para guru Tenaga Suka Rela (TKS) sebanyak enam bulan. Rinciannya 2 bulan tahun 2019 dan 4 bulan tahun 2020.
Diketahui, jumlah guru TKS di Kabupaten Madina sebanyak 2.261 Orang. Sejak tahun 2019 hingga April 2020, honornya belum dibayarkan. Besaran gaji/honor para guru TKS tingkat SD dan SMP bervariasi mulai Rp 800.000 hingga Rp 1.200.000 per bulan.
"Jumlahnya bervariasi, tahun 2019 ada yang satu bulan, ada yang dua bulan. Sedangkan tahun 2020 mulai Januari hingga April belum dibayar," ucap Sekretaris Komisi I DPRD Madina, Rahmad Risky Daulay, Senin 20 April 2020.
Risky menegaskan, tahun 2019 gaji untuk para guru TKS seharusnya sudah diterima, karena anggarannya telah berakhir. Secara otomatis masalah ini menjadi isu negatif bagi Pemkab Madina. Apalagi di tengah wabah virus Corona atau Covid-19.
"Honor/gaji seperti ini sangat mereka (Guru TKS) butuhkan, apa lagi di saat wabah corona seperti ini. Pemerintah harus secepatnya membayar, ini sudah sangat keterlaluan," tegas Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Madina ini.
Diketahui, jumlah guru TKS di Kabupaten Madina sebanyak 2.261 Orang. Sejak tahun 2019 hingga April 2020, honornya belum dibayarkan. Besaran gaji/honor para guru TKS tingkat SD dan SMP bervariasi mulai Rp 800.000 hingga Rp 1.200.000 per bulan.
"Jumlahnya bervariasi, tahun 2019 ada yang satu bulan, ada yang dua bulan. Sedangkan tahun 2020 mulai Januari hingga April belum dibayar," ucap Sekretaris Komisi I DPRD Madina, Rahmad Risky Daulay, Senin 20 April 2020.
Risky menegaskan, tahun 2019 gaji untuk para guru TKS seharusnya sudah diterima, karena anggarannya telah berakhir. Secara otomatis masalah ini menjadi isu negatif bagi Pemkab Madina. Apalagi di tengah wabah virus Corona atau Covid-19.
"Honor/gaji seperti ini sangat mereka (Guru TKS) butuhkan, apa lagi di saat wabah corona seperti ini. Pemerintah harus secepatnya membayar, ini sudah sangat keterlaluan," tegas Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Madina ini.
Laporan para guru TKS yang mengeluh belum dibayar gajinya, kata Risky, secara pribadi maupun fraksi sudah mereka terima. Makanya dalam waktu dekat dewan akan memanggil Dinas Pendidikan Madina untuk mempertanyakan masalah pembayaran gaji tersebut. (art/drb)
SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
KPK Jangan Takut Periksa Lokot, Partai Demokrat Tidak Pernah Lindungi Kader Terlibat Korupsi
Sambut HUT Demokrat ke 22, Raja Zulham Hasibuan Gelar Aksi Jumat Berkah di Medan Deli
Kadis Pendidikan Sumut Harus Jelaskan Hilangnya Anggaran Guru Honorer Rp 65 Miliar
Politisi Demokrat Sebut Konflik Tanah di Sumut Sangat Rawan
Perintah Ketum AHY, Burhanuddin Siregar Siap Menangkan Anies di Sumut
Demokrat Tegas Tolak Pemilu Tertutup, AHY: Jangan Sampai Hak Rakyat Dirampas
Komentar