Kasus TKI Meimeris Tumanggor, Raja Tamba se-Dunia Minta Pemprov Sumut Pidakan Agen Perjalanan

Artam - Senin, 26 Agustus 2019 21:17 WIB
Kasus TKI Meimeris Tumanggor, Raja Tamba se-Dunia Minta Pemprov Sumut Pidakan Agen Perjalanan
drberita/istimewa
Edison Tamba.
DRBerita | Punguan Pomparan Raja Tamba Tua (PPRTB) se-Dunia mengapresiasi sikap Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Malaysia dalam mencari majikan TKI asal Sumut, Meimeris Tumanggor yang ditelantarkan setelah mengalami sakit.

Hal tersebut ditegaskan salah seirang Dewan Pendiri Punguan dan Yayasan PPRTB Se-Indonesia, Edison Tamba.

"Sebagai warga Sumut dan putra Batak sangat mengapresiasi tindakan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut terhadap Meimeris Tumanggor dengan mengutus Sekda Provsu Sabrina ke Penang, Malaysia," ujar Edison Tamba di Medan, Senin 26 Agustus 2019.

Dipaparkan Edoy sapaan akrabnya, langkah Pemerintah Provinsi Sumut dalam melindungi dan menjaga warganya membuat warga merasa dilindungi oleh pemerintah.

"Sangat bangga dan merasa dihargai. Secara pribadi, dan Meimiris Tumanggor merupakan bagian keluarga kami. Karena merupakan boru (anak perempuan)," kata Edoy.

Di sisi lain, pihaknya mengharapkan penegakan hukum terhadap agen perjalan ilegal dan majikan TKI asal Sumut itu.

"Langkah hukum yang sedang dipersiapkan nantinya juga diharapkan memberikan sepenuhnya apa yang menjadi hak Meimiris Tumanggor. Majikan dan agen yang megirimnya melalui biro jasa agar bertanggung jawab terhadap kesembuhan Meimiris Tumanggor serta bantuan biaya selama Meimiris tidak bekerja. Kami akan pantau," tegasnya.

Selain itu, sambung Edoy, Pemerintah Indonesia dan Malasya diminta melakukan evaluasi keseluruhan terhadap agen atau biro jasa TKI keseluruhan. Perlindungan kesehatan, hak normatif dan keselamatan para TKI nantinya benar-benar terlindungi. "Karena kita tau bersama, TKI merupakan salahsatu tulang punggung devisa negara," kata Edoy.

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) merilis pekerja migran Indonesia yang berada di luar negeri berjumlah sekitar enam juta orang dan menyumbangkan devisa mencapai Rp 70 triliun. (art/drc)

SHARE:
Editor
: Artam
Sumber
: Rilis Pers
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru