Partai Demokrat Hanya Bisa Menunggu dan Menonton
Artam - Selasa, 22 Oktober 2019 19:43 WIB
drberita/istimewa
Edhie Baskoro Yudhoyono.
DRberita | Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) mengatakan Partai Demokrat hanya bisa menunggu dan menonton proses pemilihan anggota Kabinet Kerja II Presiden Joko Widodo dan Wapres Maruf Amin.
"Kami menyerahkan penuh karena ini kan hak prerogatif Presiden ya, tentu Partai Demokrat tidak dapat menilai lebih lanjut, kami hanya memberikan apresiasi, kami hanya menonton dan melihat," ujar Edhie Baskoro di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019.
Putra bungsu mantan Presiden SBY ini hanya berharap orang yang dipilih adalah orang berkompeten dan memiliki visi misi sesuai dengan Presiden Jokowi.
"Semoga yang dipilih adalah orang-orang yang berkompeten, orang-orang yang benar-benar sesuai dengan visi misi pak presiden dan tentu bisa membawa kemajuan terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan," jelasnya.
Demokrat, katanya, bakal mendukung penuh pemerintahan Jokowi-Maruf. Ibas berharap Jokowi memperjuangkan aspirasi kepentingan masyarakat.
"Kami akan berlaku kritis ketika program-program atau kebijakan itu mungkin masih dirasakan belum sesuai dengan masyarakat. Yang sudah baik dilanjutkan, yang belum baik diperbaiki," jelasnya.
"Kami menyerahkan penuh karena ini kan hak prerogatif Presiden ya, tentu Partai Demokrat tidak dapat menilai lebih lanjut, kami hanya memberikan apresiasi, kami hanya menonton dan melihat," ujar Edhie Baskoro di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019.
Putra bungsu mantan Presiden SBY ini hanya berharap orang yang dipilih adalah orang berkompeten dan memiliki visi misi sesuai dengan Presiden Jokowi.
"Semoga yang dipilih adalah orang-orang yang berkompeten, orang-orang yang benar-benar sesuai dengan visi misi pak presiden dan tentu bisa membawa kemajuan terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan," jelasnya.
Demokrat, katanya, bakal mendukung penuh pemerintahan Jokowi-Maruf. Ibas berharap Jokowi memperjuangkan aspirasi kepentingan masyarakat.
"Kami akan berlaku kritis ketika program-program atau kebijakan itu mungkin masih dirasakan belum sesuai dengan masyarakat. Yang sudah baik dilanjutkan, yang belum baik diperbaiki," jelasnya.
Soal sikap Partai Demokrat terhadap pemerintah ke depan, Ibas tidak memberi jawaban pasti. "Saya tidak dalam konteks menentukan posisi saat ini kita akan mendengarkan lebih lanjut nanti pandangan dari Partai Demokrat," tandasnya. (art/drc)
SHARE:
Editor
: Artam
Sumber
: rmol.id
Tags
Berita Terkait
KPK Jangan Takut Periksa Lokot, Partai Demokrat Tidak Pernah Lindungi Kader Terlibat Korupsi
Ehang 216, Heli IMI Tanpa Pilot Dikunjungi Presiden Jokowi
Sambut HUT Demokrat ke 22, Raja Zulham Hasibuan Gelar Aksi Jumat Berkah di Medan Deli
Presiden Jokowi ke Afrika, Pengusaha Mozambique dan Pebisnis Indonesia Sepakat Majukan Perdagangan Dua Negara
Politisi Demokrat Sebut Konflik Tanah di Sumut Sangat Rawan
Perintah Ketum AHY, Burhanuddin Siregar Siap Menangkan Anies di Sumut
Komentar