Presma UIN Sumut Apresiasi Kinerja Edy-Musa
Artam - Jumat, 02 Agustus 2019 23:59 WIB
drberita/istimewa
Presma UIN Sumut Azhari Marpaung.
DINAMIKARAKYAT - Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (Presma UIN Sumut) Azhari Marpaung mengapresiasi setahun kinerja Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara.
"Kepemimpinan Edy-Musa cukup baik, mengingat background keduanya bukan dari birokrat. Tentunya hal ini merupakan sebuah tantangan buat keduanya," ujar Azahari kepada wartawan di Medan, Jumat 2 Agustus 2019.
Menurut Azhari, sangat sulit mengurus provinsi ini yang luas wilayah teritorialnya terdiri dari banyak suku dan karakter. Apalagi banyaknya warisan masalah yang mereka terima, baik dari masalah ketimpangan sosial, ekonomi, sampai masalah korupsi.
"Yang menghabiskan Sumatera Utara menjadi provinsi paling korup di Indonesia," cetusnya.
Dari sektor pertanian kata Azhari, kita patut mengapresiasi Edy-Musa dengan keberhasilan petani yang sukses mengekspor sayur kol pada awal tahun 2019. Itu merupakan suatu prestasi yang sangat luar biasa.
"Kita patut bangga sebagai warga Sumut, tapi juga kita harus terus mendorong Pemprovsu agar bisa mengembangkan sektor lain, terutama sektor UKM. Karena sektor UKM inilah yang paling bias menyentuh dan memperbaiki ekonomi rakyat," tambah Azhari.
Dan terpenting lanjut Azhari, di bawah kepemimpinan Edy-Musi saat ini ialah sistem pemerintahan di Sumatera Utara, harus bersih dari sarat korupsi, kolusi dan nepotisme.
"Kepemimpinan Edy-Musa cukup baik, mengingat background keduanya bukan dari birokrat. Tentunya hal ini merupakan sebuah tantangan buat keduanya," ujar Azahari kepada wartawan di Medan, Jumat 2 Agustus 2019.
Menurut Azhari, sangat sulit mengurus provinsi ini yang luas wilayah teritorialnya terdiri dari banyak suku dan karakter. Apalagi banyaknya warisan masalah yang mereka terima, baik dari masalah ketimpangan sosial, ekonomi, sampai masalah korupsi.
"Yang menghabiskan Sumatera Utara menjadi provinsi paling korup di Indonesia," cetusnya.
Dari sektor pertanian kata Azhari, kita patut mengapresiasi Edy-Musa dengan keberhasilan petani yang sukses mengekspor sayur kol pada awal tahun 2019. Itu merupakan suatu prestasi yang sangat luar biasa.
"Kita patut bangga sebagai warga Sumut, tapi juga kita harus terus mendorong Pemprovsu agar bisa mengembangkan sektor lain, terutama sektor UKM. Karena sektor UKM inilah yang paling bias menyentuh dan memperbaiki ekonomi rakyat," tambah Azhari.
Dan terpenting lanjut Azhari, di bawah kepemimpinan Edy-Musi saat ini ialah sistem pemerintahan di Sumatera Utara, harus bersih dari sarat korupsi, kolusi dan nepotisme.
"Kita mendukung Edy-Musa untuk terbukanya dosa lama, bocornya kas daerah Provinsi Sumatera Utara, dikarenakan dana bansos dan BDB 2013. Ini perlu dilakukan agar masyarakat Sumatera Utara mengerti dan mengenal siapa saja tikus-tikus penggerogot uang rakyat di Sumut ini," tegasnya. (art/drc)
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Hari Santri Nasional, Musa Rajekshah: Bisa Muncul Tokoh Bangsa dari Pesantren Musthafawiyah
Musa Rajekshah Bertemu Perwakilan BI di Sumut
Pj. Gubsu Buka Rakoswil MES di Medan: Musa Rajekshah Koordinator Wilayah Sumatera
Keberhasilan Edy Rahmayadi Mimpin Sumut Patut Diapresiasi dan Dilanjutkan
Bobby Nasution Salah Alamat Sebut Proyek Rumah Dinas Gubsu Rp. 2 Miliar ke Edy Rahmayadi
Edy Rahmayadi: Kita Percaya Pada Dukungan Tulus Masyarakat Sumut
Komentar