Wasekjen PP GP Ansor Ajak Kader PMII Donor Darah Bantu Pemerintah Cegah Corona
drberita/istimewa
H. A. Jabidi Ritonga dan alumni PMII di Kantor PMI Sumut
DRberita | Palang Merah Indonesia (PMI) sedang mengalami kekurang stock darah di saat Virus Corona (Covid-19) tengah mewabah. Donor darah juga menjadi cara masyarakat membantu pemerintah melakukan pecegahan penyebaran Covid-19.
"PMI adalah milik kita bersama. Banyak harapan masyarakat dari donor darah yang kita lakukan, dan betapa berartinya bagi orang yang membutuhkan golongan darah yang sesuai," ujar H. A. Jabidi Ritonga, Mantan Sekjend PB. PMII, di Kantor PMI Sumut, Kamis 16 April 2020.
"Kami mendengar kabar PMI sangat kekurangan stock darah, karena banyaknya yang membutuhkan. Kami dari Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dalam rangka semarak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke 60, melakukan donor darah di PMI Kota Medan," sambungnya.
Menurut Jabidi, donor darah yang mereka lakukan merpuakan bentuk kesadaran PMII untuk terus berbagi dan peduli kepada masyarakat yang membutuhkan. Donor darah yang mereka lakukan tidak hanya sekali ini, namun secara rutin mereka lakukan.
Jabidi Ritonga yang merupakan Wasekjen PP GP Ansor, berharap kegiatan domor darah yang mereka lakukan di PMI Kota Medan mampu mendorong masyarakat luas untuk berbuat hal serupa. "Semoga kegiatan sosial ini mampu menyelamatkan fasien yang membutuhkan," kata Jabidi.
Sebagai alumni, Jabidi mengucapkan selamat dan sukses buat PMII yang merayakan peringatan Harlah ke 60 tahun, dengan kerja-kerja sosial dengan tidak menggelar acara serimonial, karena Indonesia sedang dilanda penyebaran Covid 19.
"Semoga kader PMII se Sumut melakukan donor darah di daerahnya masing-masing. Mari kita bantu pemerintah lewat PMI, kalau bukan dari kita, siapa lagi," kata Jabidi yang juga mantan Staf Khusus Menteri Risetdikti RI tersebut.
"PMI adalah milik kita bersama. Banyak harapan masyarakat dari donor darah yang kita lakukan, dan betapa berartinya bagi orang yang membutuhkan golongan darah yang sesuai," ujar H. A. Jabidi Ritonga, Mantan Sekjend PB. PMII, di Kantor PMI Sumut, Kamis 16 April 2020.
"Kami mendengar kabar PMI sangat kekurangan stock darah, karena banyaknya yang membutuhkan. Kami dari Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dalam rangka semarak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke 60, melakukan donor darah di PMI Kota Medan," sambungnya.
Menurut Jabidi, donor darah yang mereka lakukan merpuakan bentuk kesadaran PMII untuk terus berbagi dan peduli kepada masyarakat yang membutuhkan. Donor darah yang mereka lakukan tidak hanya sekali ini, namun secara rutin mereka lakukan.
Jabidi Ritonga yang merupakan Wasekjen PP GP Ansor, berharap kegiatan domor darah yang mereka lakukan di PMI Kota Medan mampu mendorong masyarakat luas untuk berbuat hal serupa. "Semoga kegiatan sosial ini mampu menyelamatkan fasien yang membutuhkan," kata Jabidi.
Sebagai alumni, Jabidi mengucapkan selamat dan sukses buat PMII yang merayakan peringatan Harlah ke 60 tahun, dengan kerja-kerja sosial dengan tidak menggelar acara serimonial, karena Indonesia sedang dilanda penyebaran Covid 19.
"Semoga kader PMII se Sumut melakukan donor darah di daerahnya masing-masing. Mari kita bantu pemerintah lewat PMI, kalau bukan dari kita, siapa lagi," kata Jabidi yang juga mantan Staf Khusus Menteri Risetdikti RI tersebut.
"Kami mendoakan masyarakat Medan, Khususnya Sumut sehat-sehat selalu, terbebas dari dampak penyebaran Covid-19, tetap jaga jarak, jaga kesebersihan diri, hindari keramaian dan tetap berdoa pada Tuhan yang maha Esa, semoga bencana kesehatan ini segera berakhir," tutupnya. (art/drb)
SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
HUT Al Washliyah ke 95 di Sumut Diwarnai Aksi Peduli Palestina, Zikir, Seminar, Hingga Donor Darah
Kakan Kemenag Deliserdang Apresiasi PMII Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Buruh FSPMI HUT ke 25 Tahun Akan Datangi Kantor Gubsu dan Gedung DPRD Sumut, Usung 10 Tuntutan
Hanya 8 Sektor Industri, FSPMI Sumut Tolak UMS Provinsi yang Ditetapkan Pj. Gubsu
Temukan 2 Alat Bukti, Kejati Sumut Tahan dr. Aris dan Ferdinand Kasus Korupsi Covid-19
7 Aktivis HMI dan PMII Ditangkap Polres Asahan
Komentar