Bakhtiar: Sekarang ini tidak jamannya lagi memilih pemimpin berdasarkan agama

- Kamis, 08 Juli 2021 22:30 WIB
Bakhtiar: Sekarang ini tidak jamannya lagi memilih pemimpin berdasarkan agama
Yudha EL
Diskusi kebangsaan dengan tema 'Sumatera Utara Sebagai Miniatur Keberagaman dan Moderasi Beragama Bangsa Indonesia' di Hotel Madani, Kamis 8 Juli 2021.
drberita.id | Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) bersama Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) mengadakan diskusi kebangsaan dengan tema 'Sumatera Utara Sebagai Miniatur Keberagaman dan Moderasi Beragama Bangsa Indonesia' di Hotel Madani, Kamis 8 Juli 2021.
Dialog kebangsaan ini berlangsung secara offline dan online bersama Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Sibarani.Menurut Bakhtiar, sekarang ini tidak jamannya lagi memilih pemimpin berdasarkan agama.
Baca Juga :Tender Jalan Provinsi Ruas Parsoburan Disoal, Gubsu dan Wagubsu Kecolongan
"Karna keberagaman beragama adalah keunikan yang ada di Indonesia, dan harusnya kita sebagai warga negara yang baik bisa menjaga toleransi. Karna jika kita menjadi seorang pemimpin, kita akan memimpin banyak agama, bukan hanya satu agama," ujar Bupati Tapanuli Tengah ini.

Selain itu hadir juga Fuad Akbar, salah satu tim pakar DPRD Kota Medan sebagai perwakilan Ketua DPRD. Dalam diskusi, Fuad Akbar, mengatakan bahwa belakangan ini banyak muncul kata kata intoleran yang menimbulkan kerenggangan antarumat beragama.
Baca Juga :Demo Kantor PDAM Tirtanadi, KM3 Sumut Desak Polisi Lanjutkan Penyelidikan Dugaan Korupsi BOT
"Jadi persoalan-persoalan mengenai SARA hanya bisa diselesaikan dengan cara moderasi," tutupnya.
Ketua DPD KAMMI Sumut Akhir Rangkuti mengatakan di Sumatera Utara pada dasarnya sudah selesai persoalan keberagaman. Jangan sampai terjadi gesekan hanya untuk kepentingan jabatan segelintir orang.

"Kita sudan terbiasa dengan keberagaman. Namun kita harus perkokoh terus melalui forum-forum diskusi agar tidak ada yang bisa merusak persatuan di Sumatera Utara," kata Akhir Rangkuti.
Baca Juga :Level 4 Covid-19, Pemprovsu Tidak Tutup Rumah Ibadah
Sementara, Ketua DPD PMKRI Sumut Lince Sipayung menjelaskan bahwa saat ini bangsa Indonesia sedang berada dalam kondisi yang sulit. Lince memgajak seluruh anak bangsa jangan mau dipecah belah dengan isu agama.
"Saat ini negara kita sedang menghadapi masa sulit. Kita harus bahu-membahu menghadapi pandemi Covid-19. Jangan ada lagi orang orang yang mencoba memecah-belah persatuan dan kesatuan melalui isu-isu SARA," tutur Lince Sipayung.

SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru