BMI Pantau Pergerakan Kader dan Pengurus Demokrat di Sumut Terlibat Kudeta

- Senin, 01 Maret 2021 21:32 WIB
BMI Pantau Pergerakan Kader dan Pengurus Demokrat di Sumut Terlibat Kudeta
Foto: Muhammad Artam
Bendum DPN BMI Gomgom J. Sihombing didampingi Ketua Dewan Pembina DPD BMI Sumut Hendri Sitompul, Sekretaris DPD BMI Sumut Anthonius Simamora.
drberita.id | Bintang Muda Indonesia (BMI) kecewa dengan para pendiri Partai Demokrat yang terus berupaya merebut kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). BMI memantau pergerakan kader dan pengurus Partai Demokrat di Simut yang terlibat kudeta.

Bendahara Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) BMI, Gomgom J. Sihombing menilai upaya pendiri Partai Demokrat melakukan kudeta akan sia-sia, karena AHY masih mengantongi dukungan yang kuat dari struktural dan sayap partai.


"BMI tidak akan diam dengan upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat. BMI mendukung sanksi dan pemecatan ketujuh kader partai terkhusus Jhoni Allen Marbun," ujar Gomgomdidampingi Ketua Dewan Pembina DPD BMI Sumut Hendri Sitompul, Sekretaris DPD BMI Sumut Anthonius Simamorakepada wartawan di Medan, Senin 1 Maret 2021.


Kata Gomgom, BMI akan mengawal keputusan pemecatan itu jika kemudian ada riak-riak dampak pemecatan ketujuh kader Partai Demokrat.


"Kami memaklumi para pendiri yang kecewa kepada AHY karena kepengurusan Partai Demokrat 80 persen diisi kader muda. Namun para kader senior itu harus legowo karena AHY sedang membidik suara anak muda. Dan alasan itu pula BMI dibentuk (menjaring anak muda)," ujarnya.

BMI secara khusus memantau pergerakan kader Partai Demokrat di Sumatera Utara, karena salah satu penggerak pengambilalihan Ketua Demokrat adalah Jhoni Alen Marbun (JAM).


"Jhoni Alen tidak boleh menggalang massa di Sumut untuk kongres luar biasa yang tidak sah. AHY adalah ketua umum yang sah dan disahkan negara melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia," tegas Gomgom yang juga Wakil Ketua Perhimpunan Pergerakan 98.

Selain menghadang gerakan Jhoni Alen, BMI, sambung Gomgom, akan memantau pengurus dan kader Partai Demokrat yang terlibat dalam upaya kongres luar biasa (KLB).


SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Ahy
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru