CSI: Prabowo Harus Selektif dan Tegas Milih Calon Menteri
Tolak Ketua Partai Jadi Menreri
Redaksi - Sabtu, 12 Oktober 2024 18:33 WIB
Poto: Istimewa
Edy Syahputra dan Prabowo Subianto.
drberita.id -Prabowo Subianto dan Gibran
Rakabuming Raka dijadwalkan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2024. Setelah pelantikan, pemerintahan baru Prabowo akan segera mengumumkan susunan kabinet pemerintahannya.
Direktur Center for Strategy and Information (CSI) Edy Syahputra meminta Presiden Prabowo selektif dan tegas dalam memilih menteri-menterinya untuk membantu pemerintahan, baik berasal dari kader partai Koalisi Indonesia Maju (KIM), maupun dari luar partai atau profesional.
Dalam hal calon menteri yang berasal dari kader partai koalisi, Prabowo harus tegas kepada krtua ketua partai yang bergabung dalam KIM untuk mengirim kader-kadernya yang proporsional, bersih, berintergritas, berkomitmen berkerja untuk rakyat, dan bukan untuk memperkaya diri atau golongannya.
"Ketua Partai KIM harus memiliki rasa tanggung jawab pengawasan atas kinerja kader partainya di kabinet," tegas Edy Syahputra.
Presiden terpilih Prabowo Subianto, lanjut Edy, juga harus menguji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dan mendiskusikan kapabilitas nama nama calon menteri yang diusulkan bersama tim kepercayaannya terkait nama calon menteri untuk pemerintahannya.
"Dan untuk berjalan baik kinerja para menteri di pemerintahan, lebih baik Prabowo tidak memilih menterinya yang juga merangkap ketua partai. Yang mana bila berhadapan dengan menteri tersebut dikuatirkan Prabowo selaku presiden akan mengalami helplessness dalam pengambilan keputusan, sehingga akan berdampak pada kinerja pemerintahan," jelasnya.
Di samping itu, CSI telah menganalisis dan menilai nama nama yang berintergritas, bersih dari korupsi dan berkomitmen, yang layak dipertahankan atau dimasukan dalam Kabinet Prabowo, antaranya;
1. Sri Mulyani Indrawati layak dipertahankan sebagai Menteri Keuangan.
2. M. Basuki Hadimuljono layak dipertahankan sebagai PUPR atau sebagai Menteri Kemendes.
4. Fadli Zon layak menjadi Menteri Kebudayaan.
5. Tito Karnavian layak dipertahankan sebagai Mendagri.
6. Hatta Rajasa layak menjadi Menko Perekonomian.
7. Otto Hasibuan layak diposisi Kepala Badan Imigrasi.
"Nama nama tersebut adalah sebagian hasil penilaian teratas yang berintegritas, professeionalisme, dan bersih dari korups. Dari 49 nama yang masuk ke Center For Strategy and Information," kata Edy Syahputra.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Asta Cita Presiden Prabowo: FABEM Dorong Menkeu Purbaya Siapkan Anggaran Pembangun Penjara Khusus Koruptor
Prabowo Tegaskan Indonesia Nonblok di Konflik Timur Tengah
Bank Sumut Siap Jalankan Kebijakan Kementerian UMKM Melalui KUR Pascabencana
CSI Soroti Status Siaga Satu TNI: Ancaman Apa yang Sebenarnya Terjadi di Indonesia?
YRKI Minta Prabowo Buktikan Janji Asta Cita Indonesia Sehat: Pembangunan RSUD Tipe A Harus Terwujud
Proyek Kementerian PU Puluhan Miliar di Sumut Jadi Sorotan: Dugaan Korupsi Jalan Perbatasan Riau Terungkap
Komentar