Jika Jokowi Tak Respon, Pema USU Ajak Masyarakat Tolak Penundaan Pemilu 2024
Poto: Istimewa
Presiden Jokowi
drberita.id | Presiden Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (Pema USU) M. Rizki Fadillah menolak penundaan pemilu 2024 yang jelas telah melanggar konstitusi. Rizki juga mengajak seluruh masyarakat untuk menolak penundaan tersebut.
"Pema USU menolak segala bentuk narasi penundaan pemilu dan upaya perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo," tegas Rizki dalam keterangan tertulis, Sabtu 19 Maret 2022.
Tidak itu saja, lanjut Rizki, Pema USU juga menuntut seluruh elite politik untuk tetap menjalankan amanat konstitusi terkait masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden yang hanya diperbolehkan memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan.
BACA JUGA:
KPK Harus Awasi Ketua PN Medan Terkait Kepailitan PT Bintang Cosmos
"Seluruh elite politik harus menghormati dan menjalankan keputusan KPU No. 21 Tahun 2022 tentang Pemungutan Suara Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024," katanya.
Menurutnya, Presiden Jokowi harus segera memengeluarkan pernyataan menolak penundaan pemilu dan mendukung penyelenggaraan pemilu sesuai dengan tanggal yang telah
disepakati.
"Jika Presiden Jokowi tidak merespon, Pema USU akan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menolak penundaan pemilu yang mencederai hak hak rakyat dalam memilih pemimpin sesuai mandat UUD 1945," seru Rizki.
BACA JUGA:
LBP: Pemerintah Cabut Syarat PCR dan Swab Antigen
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Melihat Kondisi Stadion Teladan dan SUSU Jelang AFF U-19, Mana Yang Lebih Bagus?
Gekira Sumut Datang ke USU Klarifikasi Chappel Picu Kontroversi Bawa Nama Prabowo
3223 Kursi untuk Calon Mahasiswa Baru Jalur SNBT
MK Kabulkan 30 Persen Perwakilan Perempuan Tak Dapat Bisa Gugurkan Partai Politik di Pemilu
Hadirkan Muhammad Furqan Alfaruqiy Bahas Soal Strategi USU untuk Masa Depan Bangsa
Faktor Media Digital: Gen Z Dominasi Pemilih di Pemilu 2029
Komentar