Kelompok Mahasiswa Sampaikan Persoalan MBG, BBM, dan KDMP ke DPRD Medan
Redaksi - Senin, 22 Juni 2026 22:56 WIB
Poto: Istimewa
Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen menerima aspirasi dari kelompok mahasisw.
drberita.id -Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen menerima aspirasi dari kelompok mahasiswa terkait program makan bergizi gratis (MBG) dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), pada Senin 22 Juni 2026.
DPRD Kota Medan selalu terbuka terhadap kritik, masukan, dan aspirasi yang disampaikan mahasiswa sebagai bagian dari kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.
"Kami membuka ruang seluas-luasnya kepada adik-adik mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi. Apapun yang menjadi masukan, kritik maupun usulan akan kami tampung dan menjadi bahan pertimbangan DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan," ujar Wong Chun Sen didampingi Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala, dan anggota Robi Barus.
Wong Chun Sen mengatakan DPRD memiliki peran penting sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah. Berbagai aspirasi yang disampaikan mahasiswa akan diteruskan sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.
Perwakilan mahasiswa, Amin Siregar menilai sejumlah catatan kritis terhadap program strategis nasional pemerintah pusat patut menjadi perhatian, seperti program MBG yang perlu dievaluasi agar lebih tepat sasaran dan efektif.
"Pemerintah menyampaikan program MBG bertujuan meningkatkan kualitas gizi dan mencegah stunting. Namun upaya pencegahan stunting seharusnya lebih difokuskan pada 1.000 hari pertama kehidupan anak. Sementara program MBG diberikan hingga jenjang SMA, sehingga perlu dievaluasi kembali efektivitas serta sasaran utamanya," katanya.
Amin juga menekankan pentingnya tata kelola program MBG yang transparan dan tepat sasaran. Besarnya anggaran yang dialokasikan harus diiringi dengan sistem pendataan yang akurat, agar manfaat program MBG benar dirasakan kelompok yang diperioritaskan.
Selain MBG, mahasiswa juga menyoroti pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Mahasiswa meminta pemerintah melakukan kajian yang lebih komprehensif agar program tersebut bermanfaat dan tidak hanya berorientasi ekonomi tertentu.
Kenaikan harga BBM non-subsidi yang dinilai berpotensi memicu kenaikan bahan pokok dan biaya distribusi barang dan jasa. "Kami meminta pemerintah memperhatikan dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan terhadap masyarakat," kata Amin Siregar.
Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen memastikan seluruh aspirasi mahasiswa akan menjadi perhatian anggota dewan.
"Kami mengapresiasi kepedulian mahasiswa terhadap berbagai persoalan bangsa. Semua masukan yang disampaikan kami tampung dan menjadi perhatian DPRD Medan," katanya.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Majelis Pendidikan Al Washliyah Tolak Program MBG Distop
Penyidikan Kejaksaan Agung Dari 26 Nama, Bertambah Jadi 41 Nama Jual Beli Titik SPPG MBG
Moratorium MBG: Program Melenceng, Fokus ke Proyek Bukan Gizi Anak
3000 Massa Akan Kepung Kantor Gubernur Sumut Terkait Kasus Korupsi MBG
Kejaksaan Bantah Periksa Rabuddin Alias Rb, Penguasa Proyek Kota Medan dan Pemilik 42 SPPG MBG di Sumut
People Capability Training Series Untuk Penguatan Soft Skill Mahasiswa FEB USU
Komentar