Ngopi Bareng WAG Penikmat Demokrasi: Politik Pintar Jelang Pemilu 2024
Kalau Bisa Dibuat Lebih Ramai
Redaksi - Sabtu, 30 September 2023 23:44 WIB
Poto: Istimewa
Ngopi bareng WAG Penikmat Demokrasi.
"Perinsipnya ya sampaikan apa yang menurut kita baik, kan pendapat kita tak bisa dipaksakan. Mungkin teman grop lainnya memiliki sikap dan pendapat yang lain, yang dirasanya baik menurut pemikiran dan pemahamannya," kata Haji Riyat.
"Namanya saja sudah penikmat demokrasi, ya kita nikmati saja lah," tutupnya.
Arief Tampubolon yang menjadi admin grop mengatakan, sejak 2020 WAG Penikmat Demokrasi dibuat, baru satu orang yang keluar dari grop.
"WAG kita ini sudah ada sejak 2020, sudah tiga tahun ini grop kita. Setahu saya, baru satu orang yang keluar, bukan dikeluarkan. Yang keluar itu karena tidak bisa menikmati demokrasi di dalam grop, dia coba memaksakan pemikiran dan pemahamannya ke kawan kawan dalam grop, tapi tidak berhasil. Tak usah saya sebut siapa orangnya, kita nikmati saja demokrasi republik ini di dalam grop kita," ucap Arief.
Hal itu juga diakui Tengku Yusuf, dan menyarankan agar saling menjaga dengan pemikiran dan pemahan politik pintar.
"Zaman terus berkembang, harus bisa lebih terbuka kita menerima pendapat orang lain. Ngopi bareng seperti ini sangat saya dukung, kalau bisa kita buat lagi yang lebih ramai. Bisa kita buat juga dengan podcast, dengan mengundang banyak orang," katanya.
Tapi Yusuf tetap sepakat dengan tokoh dan narasumber dari kawan kawan yang ada di WAG Penikmat Demokrasi.
"Banyak tokoh dalam grop WAG kita ini, saling bergantian kita buat kawan kawan sebagai narasumber diskusi di podcast. Isu lokal dan nasional kita angkat, jadi bisa lebih berkembang pemaham politik kita, alat podcast kita ini sudah ada," katanya.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar