Ombudsman Protes Seleksi Penerimaan Karyawan PDAM Tirtanadi Tidak Profesional

Redaksi - Kamis, 29 Desember 2022 19:47 WIB
Ombudsman Protes Seleksi Penerimaan Karyawan PDAM Tirtanadi Tidak Profesional
Poto: Istimewa
Abyadi Siregar
Bagi yang lulus dalam ujian Psikotes Pertama, maka dilanjutkan dengan ujian Psikotes Kedua yang dilakukan pukul 14.00 wib s/d pukul 15.30 wib untuk 200 peserta (rangking tertinggi pada Psikotes Pertama).

Persoalannya adalah, lanjut Abyadi, dari Ujian Psikotes Pertama, terbit dua kali pengumuman peserta yang lulus. Dan, dari dua pengumuman itu, terjadi perbedaan nama nama yang lulus. Ada beberapa yang lulus di pengumuman pertama, tapi di pengumuman kedua justru dinyatakan tidak lulus.

Pengumuman pertama diterbitkan melalui Surat Ketua P3M Fakultas Psikologi USU Nomor 242/UN5.2.1.12.3.3/KPM/2022 perihal: Pemberitahuan Peserta Lulus Tahapan Psikologi Lanjutan & Ms.Office Pelamar Sumber Internal Perumda Tirtanadi Sumut, tertanggal 24 Desember 2022.
BACA JUGA:
Kebohongan Dirut Bank Sumut Terbongkar, Margasu Minta Rahmat Fadillah Pohan Bertobat
"Dalam surat ini, disampaikan daftar peserta yang dapat melanjutkan ke tahapan Tes Psikologi Lanjutan dan Ms. Office. Namun, hanya dalam hitungan jam, terbit lagi pengumuman kelulusan yang merevisi hasil pengumuman pertama," kata Abyadi.

Pengumuman kelulusan revisi ini, diterbitkan melalui Surat Ketua P3M Fakultas Psikologi USU Nomor 243/UN5.2.1.12.3.3/KPM/2022 perihal: Revisi Pemberitahuan Peserta Lulus Tahapan Psikologi Lanjutan & Ms. Office Pelamar Sumber Internal Perumda Tirtanadi Sumut, tertanggal 24 Desember 2022.

Yang jadi persoalan adalah, lanjut Abyadi Siregar, ada beberapa nama yang sudah lulus pada pengumuman pertama, justru pada pengumuman kedua dinyatakan tidak lulus.

"Tentu ini sangat tidak profesional. Membuat peserta kecewa dan dirugikan. Bahkan, dikabarkan ada peserta yang sudah duduk di kursi untuk mengikuti Psikotes Kedua, tiba tiba diberitahu tidak lulus di Ujian Psikotes Pertama. Padahal, peserta tersebut memiliki bukti bahwa dia lulus di Tahapan Psikotes Pertama," jelas Abyadi.

Sehubungan dengan itu, Abyadi Siregar mengharapkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mencermati permasalahan yang terjadi.

"Saya berharap, Pak Gubernur meminta keterangan dari jajaran direksi terkait masalah ini. Bila benar, saya kira perlu dievaluasi proses seleksi itu kembali. Bahkan bila perlu, diulang," tandasnya.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
PB ALAMP AKSI Ungkap Dugaan Korupsi PT. Inalum dan PDAM Tirtanadi Serta SK Direktur Air Limbah

PB ALAMP AKSI Ungkap Dugaan Korupsi PT. Inalum dan PDAM Tirtanadi Serta SK Direktur Air Limbah

Pipa PDAM Tirtanadi Bocor Akibat Proyek Drainase, Warga Merasa Rugi Akibatnya

Pipa PDAM Tirtanadi Bocor Akibat Proyek Drainase, Warga Merasa Rugi Akibatnya

Keberhasilan Edy Rahmayadi Mimpin Sumut Patut Diapresiasi dan Dilanjutkan

Keberhasilan Edy Rahmayadi Mimpin Sumut Patut Diapresiasi dan Dilanjutkan

Bobby Nasution Salah Alamat Sebut Proyek Rumah Dinas Gubsu Rp. 2 Miliar ke Edy Rahmayadi

Bobby Nasution Salah Alamat Sebut Proyek Rumah Dinas Gubsu Rp. 2 Miliar ke Edy Rahmayadi

Edy Rahmayadi: Kita Percaya Pada Dukungan Tulus Masyarakat Sumut

Edy Rahmayadi: Kita Percaya Pada Dukungan Tulus Masyarakat Sumut

Tiba di Puncak Barokah, Edy Rahmayadi Ingin Jadi Pemimpin Bermoral

Tiba di Puncak Barokah, Edy Rahmayadi Ingin Jadi Pemimpin Bermoral

Komentar
Berita Terbaru