Resmikan Mall di Bekasi, Pengamat: Jokowi paling was-was soal resesi ekonomi
drberita.id | Tindakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meresmikan pembukaan mall di Kota Bekasi di tengah wabah Covid-19, menunjukan dirinya masih sebagai kepala daerah. Sehingga timbul kesan apa yang dilakukan hanya sebuah pencitraan.
Pengamat Sosial Politik dari Universitas Muhammadyah Sumatera Utara (UMSU) Shohibul Anshor menilai ada rasa ketakutan yang muncul dari tindakan Jokowi tersebut.
"Jokowi paling was-was soal resesi ekonomi dan tak mau dikesankan tak begitu peduli soal resep pemulihan," ungkap Shohibul kepada DRberita, Rabu 27 Mei 2020.
"Karena itu ia mungkin ingin memborong simbolisme itu sehingga kelihatan mengambil alih tugas jajaran pemerintahan di bawah," sambungnya.
Baca Juga: 30 Laporan Masuk ke Ombudsman Jadi Bukti Kerja GTPP Covid-19 Sumut Buruk
Sikap Jokowi tersebut sepertinya ingin memberikan contoh cara kerja yang baik kepada para pembantunya dan jajaran pemerintah di bawah, tentang bagaimana bertindak pada saat status New Normal diberlaku.
"Selain itu Jokowi juga ingin sekaligus memberi contoh tentang apa yang dimaksud dengan new normal," sebutnya.
Namun demikian, kata Shohibul, pro dan kontra dari rakyat kelas bawah pasti akan ada. Rakyat khusunya kelas bawah akan menilai tindakan Jokowi tersebut bisa diterima atau tidak.
"Pro dan kontra pasti muncul dan grassroot akan menilai apakah hal itu kompatible dengan semangat melawan Covid-19 atau malah kontra produktif," kata Shohibul. (art/drb)
Baca Juga: DPRD Medan Akan Minta Pemko Bongkar Paksa Bangunan di Simpang Jalan Halat
Shohibul Anshor: Makna Ramadan dan Idul Fitri Bisa untuk Tingkatan Good Governance
Ehang 216, Heli IMI Tanpa Pilot Dikunjungi Presiden Jokowi
Presiden Jokowi ke Afrika, Pengusaha Mozambique dan Pebisnis Indonesia Sepakat Majukan Perdagangan Dua Negara
Musra Sumut Tentukan Arah Dukungan Capres 2024 dan Pembangunan Sumut
Vonis 1 Tahun Bandar Judi TS Cederai Komitmen Presiden Jokowi