Tokoh Pemuda Alwashliyah Minta Mahfud Jangan Giring Isu Perang Bintang
Poto: Istimewa
Aminullah Siagian
drberita.id | Tokoh Pemuda Alwashliyah Aminullah Siagian meminta Menko Polhukam Mahfud MD tidak memberikan informasi mengambang soal perang bintang yang tengah terjadi di tubuh Polri.
Pemuda asal Sumatera Utara ini meminta Menko Polhukam Mahfud MD tidak memberikan informasi yang belum tentu kebenarannya, apa lagi sampai menggiring isu yang mengakibatkan perpecahan di Institusi Polri.
Menurut Amin, informasi yang dibagikan Mahfud kepada masyarakat tidak lengkap dan tak beralasan.
"Kita berharap ke pak Mahfud tidak melepas informasi yang membuat institusi jadi terpecah belah, yang cuma bikin masyarakat bertanya-tanya, yang akibatnya semakin menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri," ujar Amin di Jakarta, Selasa 8 November 2022.
Aminullah mendesak Mahfud untuk menarik ucapannya, agak tidak menimbulkna polemik berkepanjangan yang mengakibatkan hal hal yang dapat mengganggu kinerja Polri.
BACA JUGA:
Komisi III Minta Polri Tindak Tegas Aliran Dana Judi Rp 155 Triliun dari PPATK
"Mahfud harus menarik ucapannya, jangan buat gaduh agar tidak menimbulkan polemik yang mengganggu kinerja Polri," jelas dia.
Sebelumnya Mahfud mengatakan ada perang bintang sedang terjadi di tubuh Polri. Kata Mahfud, sejumlah jenderal sedang membuka kartu jenderal lainnya. Ia memberi perhatian khusus terhadap hal ini.
"Isu perang bintang terus menyeruak. Dalam perang ini, para petinggi yang sudah berpangkat bintang saling buka kartu truf. Ini harus segera kita redam dengan mengukir akar masalahnya," kata Mahfud melalui pesan singkat, Minggu 6 November 2022.
Salah satu manuver yang sedang jadi sorotan Mahfud adalah pengakuan mantan anggota polisi yang juga pengusaha tambang Ismail Bolong, yang mengaku pernah menyetorkan duit untuk Kabareskrim.
BACA JUGA:
Anies 2 Hari Datang ke Medan, Demokrat dan PKS Tidak Ikut Dilibatkan
Belakangan, Ismail menarik pernyataan tersebut. Menurut Mahfud, Ismail ditekan oleh mantan Kepala Biro Pengamanan Internal (Karopaminal) Divpropam Polri Brigjen Hendra Kurniawan.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Rapim Polda Sumut: Marwah Polri Wajib Dijaga Bersama
FABEM Dukung Tes Urine Anggota Polri di Seluruh Indonesia, Harus Ada Sanksi Tegas
Korban Berharap Kapolri Tangkap Mahmuddin Rangkuti dan Abdul Rahman Hasibuan, Penipu Masuk SIP Polri
Sartika boru Silalahi Laporkan Penyidik Polresta Deliserdang ke Bareskrim Polri
Komisi Reformasi Polri Datang ke USU, Ada Apa?
PICTA Dorong Reformasi Polri Kembalikan Kepercayaan Rakyat ke Negara
Komentar