DPMPTSP Sumut Akui Investasi PMA Anjlok di Tahun 2019
Artam - Sabtu, 07 Maret 2020 10:50 WIB
istimewa
Kantor DPMPTSP Sumut, Jalan Wahid Hasyim, Medan.
DRberita | Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Provinsi Sumatera Utara, pada tahun 2019 anjlok dibandingkan 2018, atau tinggal Rp 5,693 triliun. Investasi PMA sudah sebesar Rp 16,444 triliun pada tahun 2018.
"Memang ada penurunan investasi PMA. Tetapi secara keseluruhan, investasi Sumut pada 2019 naik dibandingkan 2018 atau sebesar Rp 25,44 triliun," ujar Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Utara, Mimi R Rangkuti di Medan, Jumat 6 Maret 2020.
Pada 2018 total investasi Sumut sebesar masih sebesar Rp 24,821 triliun. Namun dia mengakui kalau dibandingkan target yang ditetapkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang sebesar Rp 33 triliun, realisasi investasi Sumut pada 2019 itu di bawah proyeksi.
Mimi menjelaskan kenaikan investasi di Sumut pada 2019 didorong melonjaknya investasi pada Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). "Pada 2019 investasi PMDN sebesar Rp 19,748 triliun meningkat dibandingkan tahun 2018 yang masih sebesar Rp 8,371 triliun," kata Mimi.
Adapun penurunan investasi PMA tahun 2019 disebabkan antara lain oleh dampak krisis global serta perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Konflik di negara Timur Tengah juga berdampak negatif pada investasi di Sumut.
Akibat perang dagang dan konflik Timur Tengah itu, kata dia, calon investor khususnya yang produknya untuk diekspor masih menunda investasi.
"Memang ada penurunan investasi PMA. Tetapi secara keseluruhan, investasi Sumut pada 2019 naik dibandingkan 2018 atau sebesar Rp 25,44 triliun," ujar Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Utara, Mimi R Rangkuti di Medan, Jumat 6 Maret 2020.
Pada 2018 total investasi Sumut sebesar masih sebesar Rp 24,821 triliun. Namun dia mengakui kalau dibandingkan target yang ditetapkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang sebesar Rp 33 triliun, realisasi investasi Sumut pada 2019 itu di bawah proyeksi.
Mimi menjelaskan kenaikan investasi di Sumut pada 2019 didorong melonjaknya investasi pada Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). "Pada 2019 investasi PMDN sebesar Rp 19,748 triliun meningkat dibandingkan tahun 2018 yang masih sebesar Rp 8,371 triliun," kata Mimi.
Adapun penurunan investasi PMA tahun 2019 disebabkan antara lain oleh dampak krisis global serta perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Konflik di negara Timur Tengah juga berdampak negatif pada investasi di Sumut.
Akibat perang dagang dan konflik Timur Tengah itu, kata dia, calon investor khususnya yang produknya untuk diekspor masih menunda investasi.
"Ada juga penundaan investasi di sektor pembangkit listrik mini hidro dengan berbagai faktor, termasuk menyangkut peraturan dari PT PLN," kata Mimi. (art/drb)
SHARE:
Editor
:
Sumber
: republika.co.id
Tags
Berita Terkait
OKX Luncurkan Unified Tokenized Stocks, Kini Beli Saham Apple hingga NVIDIA Bisa Pakai USDT
Ijeck Ingatkan Sapma PP Sumut Jangan Terlibat Kriminal, Narkoba dan Begal
Mantan Aster Kasad TNI AD Jadi Korban Janji Manis Agen Asuransi Berbalut Investasi AIA dan BCA
The Print Usul Bentuk 100 Asosiasi: 29 April Jadi Hari Investasi dan Industri Hilirisasi Nasional
Dampak Perang Dagang Amerika dan China, Bupati Asahan Undang Rapat Forkopimda dan Perusahaan
Prodi S3 Ekonomi Syariah UINSU Sosialisasi Pasar Modal dan Investasi di Sumatera Utara
Komentar