Dampak Proyek BRT Metropolitan Mebidang, BUMN PP Tanam Ribuan Pohon di Kota Medan
Redaksi - Rabu, 29 Juli 2026 14:40 WIB
Poto: Istimewa
PT. PP Tbk tanam pohon di bantaran sungai di Kota Medan.
drberita.id -PT. Pembangunan Perumahan (PP) Persero Tbk menanam ribuan pohon di Kota Medan, Sumatera Utara. BUMN itu menanam pohon dalam rangka mendukung proyek BRT Metropolitan Mebidang.
PT. PP selaku pelaksana pembangunan proyek Bus Rapid Transit (BRT) Metropolitan Mebidang (On Corridor) di Kota Medan, terus menunjukan komitmennya untuk melestarikan lingkungan. Salah satunya menanam 5.000 pohon di bantaran sungai di Kota Medan, pada Rabu 29 Juli 2026.
Aksi penghijauan tersebut digelar di Bantaran Sungai Deli, kawasan Jalan Sei Deli, Kelurahan Silalas, Jalan Komplek Cilincing, Kelurahan Glugur Kota, Jalan Dr. Mansyur, Jalan Avros, Kelurahan Indra Kasih, Sungai Belawan, Kelurahan Rengas Pulau, dan Sungai Percut.
Penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi lingkungan dalam pembangunan jalur BRT Mebidang, sekaligus sebagai langkah nyata menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan.
Selain menjadi bentuk tanggung jawab lingkungan, penanaman pohon tersebut juga diharapkan mampu mengurangi dampak banjir yang selama ini kerap terjadi di sejumlah kawasan bantaran sungai akibat minimnya vegetasi penyangga.
Gerakan penanaman pohon tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya jajaran PT PP Tbk, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Kementetian Perhubungan, pemerintah kecamatan dan kelurahan, LPM, mahasiswa, kepala lingkungan, hingga masyarakat setempat.
Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Heni Rustati mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menjaga kelestarian lingkungan di tengah pembangunan infrastruktur.
"Dari target sebanyak 61.000 pohon, sebelumnya telah tertanam sekitar 2.000 pohon, dan pada hari ini dilakukan penanaman 5.000 pohon lagi. Ini merupakan bagian dari komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan untuk menambah Ruang Terbuka Hijau," ujarnya.
Sementara itu, Camat Medan Johor, Muhammad Hafiz berharap gerakan tersebut mampu menjadi budaya bersama dalam menjaga lingkungan.
"Kami berharap semangat kepedulian tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial, tetapi juga melalui aksi nyata menjaga kelestarian alam demi keberlangsungan generasi mendatang, khususnya di kawasan yang rawan banjir. Semoga gerakan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat dan mahasiswa untuk terus merawat pohon yang telah ditanam," katanya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Masyarakat Melek Energi (MME), Nugra Ferdino, didampingi Sekretaris Irwandi Sembiring, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PT. PP Tbk, DLH Kota Medan, serta pemerintah setempat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Menurut Nugra, keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran ekologis sekaligus membentuk karakter kepemimpinan generasi muda.
"Kegiatan ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga menanam kepedulian. Mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan," ujarnya.
Total pohon yang telah ditanam dalam program tersebut mencapai sekitar 7.000 batang. Program penghijauan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem kawasan sungai, mengurangi risiko kerusakan lingkungan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Dugaan Suap Viral di Media Sosial, Ketua DPRD Kota Medan Siap Diperiksa KPK dan Kejagung
Di Kota Medan: Bangun Dulu, PBG Belakangan
Cara Cek Versi iOS di iPhone, Bisa Langsung dari Pengaturan atau Komputer
Soal PBG, Camat dan Lurah di Kota Medan Diingatkan Jangan Main Mata
Masalah BPJS Kesehatan dan Perlinsos di Kota Medan Masih Dikeluhkan, Rommy Van Boy Akan Perjuangkan
Mantan Walikota Medan Ditunjuk Sebagai Korwil IPHI Sumatera
Komentar