Abyadi Siregar Ungkap Pelabuhan Kuala Tanjung Proyek Gagal Total
Posisi KTMT Menghadap Langaung ke Selat Malaka
Redaksi - Kamis, 13 April 2023 00:49 WIB
Poto: Istimewa
Abyadi Siregar bersama Kepala Kantor Bea Cukai Kuala Tanjung, Horas Mardapot Baja Sinaga.
Menurut Abyadi, berdasarkan keterangan dari pihak BC Kuala Tanjung, jumlah kapal yang sandar dan bongkar muat di KTMT tersebut memang masih sangat sedikit. Kapal pengangkut container hanya satu kali dalam satu minggu. Itu pun lokal. Belum ada kapal dari luar negeri.
Abyadi menilai, aktivitas pelabuhan terlihat sepi menggambarkan proyek raksasa berbiaya sangat besar itu menjadi gagal atau sia sia.
"Kalau capaiannya hanya sepi seperti ini, itu artinya menurut saya gagal. Target untuk menjadikan pelabuhan itu sebagai pelabuhan internasional berkelas dunia, saya kira tidak tercapai. Percuma uang besar digelontorkan untuk membangun pelabuhan itu, ternyata tidak memberi dampak ekonomis yang tinggi bagi negara, khususnya bagi Sumut," bebernya.
Abyadi pun menilai pemerintah khususnya PT. Pelindo, sebagai pemilik PT. PMT selaku pengelola KTMT perlu memberi penjelasan ataa kondisi tesebut. Apakah ini akibat manajemen perusahaan yang kurang baik? Atau justru akibat infrastruktur atau sarana prasarana pendukung yang belum memadai?
Abyadi mengaku mendengar sendiri bahwa masih terdapat beberapa sarana pendukung yang belum ada untuk pelabuhan berkelas dunia. Seperti belum adanya pergudangan logistik, infrastruktur jalan menuju pelabuhan yang masih belum mendukung sebagai sebuah pelabuhan internasional.
SHARE:
Editor
: Redaksi