Bank Sumut Posisi 6 dari Seluruh BPD se Indonesia
Lalu dari sisi rasio, loan to deposit Ratio (LDR) Bank Sumut mencapai 84,46% yang dalam artian capaian tersebut cukup sehat dengan batas secara regulasi di 84%-94%.
Jadi penetrasi pembiayaan yang ditopang oleh DPK, menunjukan tingkat rasio yang sehat. Dari permodalan Bank Sumut, ada pula Capital Adequacy Ratio (CAR), atau rasio kecukupan modal yang ada di angka 21,15%.
Namun jika dibanding tahun lalu, capaian itu sedikit meningkat dengan return yang totalnya 18,9% dan akhir tahun lalu ditutup dengan return dengan 17, 24%. Sedangkan return on aset (ROA), posisinya tercatat berada di 2,40%.
Arieta menjelaskan bahwa rasio profitabilitas Bank Sumut ditunjukan melalui NIM (Net Interest Margin) dan BOPO (Biaya Operasi Pendapatan Operasi).
Bopo dari sisi efisiensi, adalah bagaimana Bank Sumut mengelola tingkat efisiensi yang tahun lalu 74,81%, tahun ini diturunkan menjadi 73,80%.
"NIM dibanding tahun lalu, maupun di Desember, tahun ini sedikit terkoreksi, tapi NIM 6,26% ini masih cukup tinggi. Terkoreksi karena memang dari sisi cost of fund kita mengalami peningkatan karena tingkat suku bunga yang di pasar itu meningkat," tambahnya.
Selanjutnya, dari sisi resiko kredit, Bank Sumut mecatatkan angka 2,72% NPL Gross, dan 1,31% di NPL Nett. Jika dibandingkan dengan perolehan tahun lalu secara yoy, kondisinya cukup membaik. Akan tetapi sedikit terkoreksi jika dibandingkan dengan posisi di Desember.
Enam dari 9 Nama Lulus Seleksi Calon Direksi Bank Sumut Telah Dikirim ke OJK Untuk 3 Jabatan Kosong
Bank Sumut Hadir di Batam: Perkuat Strategis Kawasan Ekonomi Unggulan Untuk Dorong Pertumbuhan Inklusif
Pertama di Indonesia, Bank Sumut–Pemko Medan Luncurkan Inovasi QRESTO di Restoran Mewah
12 Nama Calon Direksi Bank Sumut Lulus Seleksi Administrasi, Berikut Daftarnya
Hari Jadi ke-193 Tahun: Pemerintah Kabupaten Simalungun Dapat Rp.22,8 Miliar dari Bank Sumut