Dampak PPKM: Pedagang Tradisional di Medan Angkat Bendera Putih
Muhammad Artan
Pedagang pasar marelan angkat bendera putih
drberita.id | Puluhan pedagang tradisional di Pasar Marelan, Medan, angkat bendera putih. Mereka menyerah karena merasakan dampak dari PPKM saat ini.
Para pedagang yang sudah tidak tahu harus berbuat apa, akhirnya menyerah dengan situasi. Mereka berharap ada bantuan dari pemerintah.
Dalam aksinya, paravpedagang juga membawa poster bertuliskan 'Kami Butuh Makan'.
Baca Juga :KPK: Berkas Tersangka Bupati Bandung Barat Dinyatakan Lengkap
"Hari ini kami menyerah, biarlah kami tetap berjualan, walau kami harus mati pelan-pelan," teriak para pedagang, Rabu 4 Agustus 2021.
Seorang perdagang bernama Irwan mengaku semenjak PPKM diterapkan pendapatan dari jualannya anjlok drastis.
"Kalau dibilang omzet anjlok berapa persen sudah tak terkatakan. Kadang dalam sehari gak ada buka dasar (gak ada yang membeli), sayuran sudah berhari-hari busuk tidak bisa dijual," katanya.
Baca Juga :MA Batalkan SHM Warga Transmigrasi, Lahan Jadi Milik Anggota DPRD Padangsidimpuan
Kondisi jualan yang tidak laku terpaksa para pedagang memutar otak seperti berhutang, menjual barang, dan lainnya hanya untuk sekedar dapur bisa mengepul dan membiayai kebutuhan sehari-hari.
"Di sini ada 800 pedagang, semua terdampak PPKM, ada yang sudah tutup, tak sanggup lagi berjualan," katanya.
Baca Juga :Pejabat UINSU Akui Ada Penyidik Tipikor Polda Sumut Datang
Para pedagang mengaku sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah yang sampai ke mereka. Mereka minta agar diberikan bantuan. "UMKM belum ada bantuanya, anggaran sudah ada tapi kenapa kami belum dapat juga," ungkapnya.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Luhut Batalkan PPKM Level 3 Jelang Natal dan Tahun Baru
Setelah Jalan Beton, Pedagang Pasar Marelan Minta Drainase Diperbaiki
Arogansi Plt Camat Medan Selayang Melebihi Kewenangan Walikota
2 Maling Kafe di Masa PPKM Medan Ditangkap
Satgas PPKM Swab Pengunjung Kuliner Pagaruyung Medan
Formapera Minta Pemerintah Tegas Soal Pendidikan
Komentar